Peristiwa

Sudah 3 Hari Traffic Light di Simpang Empat Trowulan Mojokerto Mati

Traffic light di simpang empat Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Traffic light di simpang empat Jalan Raya Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto mati beberapa hari. Akibatnya, kendaraan dari Surabaya ke Jombang dan sebaliknya tampak semrawut hingga menganggu kelancaran lalu lintas di lokasi tersebut.

Pantauan di lapangan, beberapa orang ‘Polisi Cepek’ terlihat mengatur arus lalu-lintas di simpang empat Trowulan.

Mereka membawa tongkat kayu bendera merah memberhentikan kendaraan dari jalur searah untuk membantu menyeberangkan pengguna jalan. Tidak ada anggota Satlantas Polres Mojokerto di lokasi yang bertugas mengatur lalu-lintas.

Salah satu warga, Andini (24) membenarkan, traffic light di perempatan Trowulan sudah mati sejak tiga hari lalu. “Setahu saya dari hari Sabtu. Saya khawatir jika tidak menyalah akan berdampak bagi pengguna jalan yang sering lewat sini,” ungkapnya, Senin (2/11/2020).

Masih kata Andini, apalagi situasi lalu-lintas di jalan raya nasional sangat padat sehingga apabila traffic light lalu-lintas tidak berfungsi maka dapat berpotensi memicu fatalitas kecelakaan. Ia pun menghimbau pengguna jalan yang lewat perempatan Trowulan agar berhati-hati

Sementara itu, Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Unit Pelaksana Teknis Lalu-lintas Angkutan Jalan (UPT LLAJ) Mojokerto, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur, Yoyok Kristyowahono mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan teknisi mengenai penanganan traffic light di simpang empat Trowulan.

“Kami sudah melaporkan kalau traffic light Trowulan mengalami gangguan atau tidak berfungsi sejak Sabtu pekan kemarin. Kami sudah berkoordinasi dari UPT ke Dishub Provinsi Jatim terkait penanganannya tetapi kendalanya teknisi dari pihak ketiga masih libur panjang kemarin dan semoga dapat segera diperbaiki,” tegasnya. [tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar