Peristiwa

Struktur Bangunan Kuno Ditemukan Warga di Lokasi Penggalian Kolam Pancing Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Sebuah struktur bangunan kuno yang diyakini peninggalan zaman kerajaan ditemukan di Dusun Kebonagung, Desa Brumbung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Penemuan benda cagar budaya ini bermula dari aktivitas penggalian tanah untuk kolam pancing ikan.

Lokasi penemuan berada di sekitar prasasti Watutulis yang hanya terpaut sekitar 50 meter. Prasasti Watutulis itu, saat ini sudah tersimpan di tempat Balai Desa Brumbung.

Kepala Dusun (Kadus) Kebonagung, Desa Brumbung, Kecamatan Kepung, M. Sulton selaku pemilik lahan mengaku, bangunan tersebut diyakini obyek cagar budaya. Orang yang pertama kali menemukan struktur bangunan tersebut bermula dari kegiatan menggali tanah untuk keperluan kolam pancing.

Bangunan tersebut berada di atas tanah seluas sekitar 50 ru yang hendak digali. Ternyata ada tumpukan batu bata. Ketika batu bata dipindahkan, di bawahnya terlihat struktur bangunan mirip candi. Semakin digali lebih dalam, semakin terlihat struktur bangunan yang tertata rapi.

Karena diduga obyek cagar budaya, Sulton lalu memberitahukan penemuan ini kepada Kades Brumbung, Siti Nurhanik. Oleh Kades Brumbung, diteruskan ke Juwito, Juru Pelihara Cagar Budaya Brumbung. Juwito meneruskan laporan ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri yang langsung menurunkan tim untuk mengecek ke lokasi.

Yuli Marwantoko, S.E., M.M., Kabid Sejarah dan Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri menjelaskan bahwa setelah dicek di lokasi, struktur bangunan itu diduga obyek cagar budaya berupa patirtan, tempat bersuci. “Dugaan sementara situs obyek cagar budaya berupa petirtaan ini adalah peninggalan Raja Kediri Baweswara dari Kerajaan Khadiri pada abad 10- 2,” ujar Yuli. [nm/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar