Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Stok Material STNK Minim di Samsat Ponorogo, Ini Solusinya

Kasat lantas Polres Ponorogo AKP Ayip Rizal. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Jangan kaget, jika pemohon yang mengurus pajak kendaraan lima tahunan tidak langsung mendapatkan surat tanda nomor kendaraan (STNK) baru. Pasalnya, saat ini stok material STNK di Samsat Ponorogo minim. Sehingga wajib pajak yang mengurus pajak lima tahunan harus menunggu dulu, untuk ganti STNK yang baru. Untuk sementara, mereka yang sudah mengurus pajak lima tahunan ini, hanya menerima bukti pelunasan saja.

“Saat ini memang stok material STNK di Samsat Ponorogo minim,” kata Kasat Lantas Polres Ponorogo, AKP Ayip Rizal, Selasa (24/5/2022).

Minimnya stok material STNK ini, kata Ayil sudah terjadi sejak seminggu yang lalu. Dia memprediksi, stok material STNK yang ada saat ini, hanya bisa mengcover untuk dua hari ke depan. Namun, Ayip meminta masyarakat, khususnya warga Ponorogo untuk tidak khawatir. Sebab, mekanisme pembayaran pajaknya tetap, dan tidak berubah.

“Kami meminta masyarakat tidak terlalu risau atau khawatir. Sebab, mekanisme pembayaran pajaknya tidak berubah meski stok material STNK minim saat ini,” ungkap mantan pemain timnas voli ini.

Dengan adanya surat ketetapan pajak daerah (SKPD), kata Ayip menjadi dasar atau acuan warga, selama STNK yang baru belum terbit atau tercetak. Nantinya, petugas Samsat Ponorogo akan menindas SKPD dengan stempel khusus. Selain itu petugas juga memberikan selembar notice. Dimana notice itu berisi catatan adanya keterlambatan pengiriman material STNK dari Polda Jatim.

Lebih lanjut, Ayip menyebut bahwa dirinya juga tidak mengetahui secara pasti penyebab dari minimnya stok STNK di bumi reog. Bahkan, menurutnya di Kita Mdiun, material stnk-nya sudah kosong.

“Selama ini material STNK ini disuplai langsung oleh Korlantas Mabes Polri, melalui Polda Jatim,” katanya.

Ayip menambahkan bahwa para wajib pajak tidak usah khawatir kena tilang, saat terjaring razia lalu lintas, lantaran belum menggantikan STNK baru. Sebab, stempel khusus dan notice pada dokumen itu menjadi penanda bahwa kewajiban membayar pajak sudah dilakukan.

“Sementara pakai tanda stempel khusus dan notice itu. Nanti jika sudah normal stoknya, pasti akan terbit STNK barunya,” pungkasnya. [end/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar