Peristiwa

Status Gunung Raung Menjadi Waspada

Dokumen Gunung Raung erupsi tahun 2015. [Foto/Rindi]

Banyuwangi (beritajatim.com) – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunung Raung dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada). Kondisi ini mengacu dari rekaman aktivitas Gunung Raung yang terus meningkat.

“Penetapan kenaikan level Waspada kita lakukan sore ini. Alasannya adalah adanya peningkatan aktivitas dan tingkat ancaman bencana. Adanya gempa hembusan, ada juga erupsi kecil sehingga muncul asap sampai 200 dari puncak. Dan pemantauan kami selama 3 hari ini terlihat ada peningkatan aktivitas,” ungkap Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kasbani, Jumat (17/7/2020).

Catatan peningkatan aktivitas ini ditandai adanya erupsi terus menerus sepanjang 16-17 Juli 2020. Khusus hari ini, terjadi erupsi sebanyak 26 kali. Visual teramatai kolom abu berwarna cokelat tipis dan sedang setinggi 50 – 200 meter di atas puncak kawah.

“Jumlah Gempa Hembusan terus meningkat sejak tanggal 16 Juli 2020 pukul 10.52 WIB, dan diikuti oleh kemunculan Tremor Non-Harmonik dan Gempa Letusan, termasuk 20 getaran Tremor Non-Harmonik,” terangnya.

Dalam tingkat aktivitas Level II (Waspada), PVMBG merekomendasikan agar masyarakat, pengunjung atau wisatawan tidak melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah atau puncak. Pihaknya menyebut potensi bencana sebaran abu vulkanik. “Masih 2 kilometer. Paling jika ada hembusan angin akan terjadi hujan abu,” pungkasnya. [rin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar