Peristiwa

Sosialisasi Masuk TNI/Polri Jadi Rangkaian Kegiatan HPN PWI Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Puluhan siswa/siswi SMA/SMK/MA di Mojokerto mengikuti sosialisasi masuk TNI/Polri di aula Prabu Hayam Wuruk Polresta Mojokerto, Kamis (27/2/2020). Kegiatan ini digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama Polresta Mojokerto dan Kodim 0815 Mojokerto.

Kegiatan tersebut sendiri merupakan rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2020. Tak hanya diikuti para siswa, kegiatan tersebut juga diikuti sejumlah siswi. Mereka tampak antusias meningkatkan sosialisasi yang diberikan narasumber dari Polresta Mojokerto dan Kodim 0815 Mojokerto.

Salah satu peserta, Muhammad Fadil Saputra (17) mengaku, memang sengaja ikut sosialisasi karena ingin masuk TNI. “Saya kelas III, saya memang pingin daftar TNI. Saya sudah mempersiapkan mulai dari latihan fisik bareng teman-teman, di keluarga tidak ada yang jadi TNI,” jelasnya siswa SMAN 1 Kota Mojokerto ini.

Ketua PWI Mojokerto, Diak Eko Purwoto mengatakan, jika kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang kedua di hari pertama peringatan HPN tahun 2020 yang mengambil tema ‘Guyup Rukun untuk Mojokerto Raya’. “Karena, tadi pagi sudah digelar cek kesehatan bagi awak media,” ungkapnya.

Masih kata wartawan salah satu televisi nasional ini, mengingat pentingnya kegiatan tersebut sehingga cukup disayangkan jika para siswa yang berminat masuk TNI/polri setelah lulus sekolah tidak hadir. Diak pun mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan tersebut.

“Ini sangat penting karena menyangkut masa depan yang berminat mendaftar TNI/polri. Kegiatan kita, setiap tahun melibatkan siswa. Tahun lalu, kita menggelar kegiatan Bijak Bermedsos kerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Mojokerto. Moment ini, berdekatan dengan perekrutan TNI/polri,” katanya.

Sehingga sosialisasi tersebut sangat penting diikuti para siswa yang berminat masuk TNI/Polri karena nantinya akan punya gambaran. Terkait apa yang harus disiapkan untuk mendaftar sebagai anggota TNI/Polri. Karena, lanjut Diak, TNI/Polri merupakan sebuah pekerja penuh perjuangan, namun memiliki masa depan cerah.

“Tidak kesulitan cari istri. Tapi harus sehat jasmani, otak encer karena tanggung jawab menjadi anggota TNI/Polri tidak ringan, beban mengayomi masyarakat dan negara ada di benak TNI/Polri. Jika berminat, mulai hari ini harus dipersiapkan,” ujarnya.

Sementara itu, Waka Polresta Mojokerto, Kompol Hanis Subiono menambahkan, rangkaian peringatan HPN yang digelar PWI Mojokerto cukup banyak. “Cek kesehatan, sosialisasi masuk TNI/Polri dan rangkaian lainnya. Mudah-mudahan PWI tetap jaya, profesional. Saya mewakili Kapolresta disini karena kebetulan Bapak Kapolresta sedang ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan,” tuturnya.

Masih kata Waka, kegiatan tersebut yang menginisiasi wartawan tapi diselenggarakan bersama-sama dengan Polresta Mojokerto dan Kodim 0815 Mojokerto. Diharapkan para siswa yang berminat masuk TNI/Polri harus mempersiapkan betul-betul.

“Rekrutmen TNI/Polri terbuka untuk semuanya, baik TNI/polri proses seleksi transparans. Banyak yang saya temukan, presentasenya proses seleksi 80 persen transparan. Bisa dilalui sendiri, dilaksanakan sendiri bagaimana me-rangking, akumulasi nilai secara komputer detail, tidak ada manipulasi, KKN dan lainnya,” lanjutnya.

Dengan adanya sosialisasi tersebut diharap para siswa bisa mempersiapkan diri. Terkait syarat-syarat, lanjut Waka, nanti akan dijelaskan narasumber. Para siswa diharapkan bisa meningkatkan kemampuan, seperti latihan fisik, cek kesehatan, asupan makan dan lainnya.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar