Peristiwa

Sopir Avanza Dirawat di RS, Pemeriksaan Laka Maut Sokobanah Tertunda

Sampang (beritajatim.com) – Kronoligis kecelakaan maut yang mengakibatkan dua korban meninggal dunia, yakni pengendara sepeda motor Yamaha Mio nopol L-6292-HE atas nama Sahari (45) dan Mukarah (65), warga Desa Sokobanah Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, belum lengkap.

Keduanya meninggal diduga tertabrak mobil mobil Avanza Nopol E-1093 -RK, yang dikendarai Jefri Arifandi (21), warga Dusun Panjalin, Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah.

“Belum bisa kita simpulkan karena sopir Avanza, Jefri Arifandi (21), warga Dusun Panjalin, Desa Sokobanah Daya, Kecamatan Sokobanah masih dirawat di RSUD Pamekasan,” terang Kanit Laka Polres Sampang, Ipda Eko Puji Waluyo, Senin (2/3/2020).

Namun, lebih lanjut Eko mengatakan, sopir mobil Avanza untuk sementara menjadi terduga sebagai tersangka. Hal itu berdasar keterangan beberapa orang saksi mata jika mobil Avanza yang kendarai Jefri, memakan bahu jalan lawan saat peristiwa.

“Memang mobil oleng ke kanan, tetapi belum diketahui itu akibat ngantuk atau apa, karena yang bersangkutan belum bisa dimintai keterangan,” imbuhnya.

Sekedar diketahui, laka maut tersebut terjadi pukul 10.30 WIB, Sabtu (29/2/2020), di jalan raya Desa Tamberu Barat, tak jauh dari rumah Kades Sokobanah. Para korban kecelakaan dievakuasi warga ke Puskesmas dan sopir Avanza dirujuk ke RSUD Pamekasan.[sar/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar