Peristiwa

Soal Air Keruh PDAM Gresik, Ini Jawabannya

Gresik (beritajatim.com) – Selama sepekan pelanggan PDAM Giri Tirta Gresik mengeluhkan tingkat kejernihan air berwarna kecoklatan seperti ‘kopi susu’. Keluhan itu disampaikan oleh pelanggan di wilayah Kecamatan Gresik dan Kebomas.

Imbas air yang berwarna kecoklatan tersebut membuat pelanggan PDAM tidak bisa memanfaatkan sebagai mana mestinya. Semsal untuk kebutuhan mandi cuci kakus (MCK).

Menanggapi hal itu, manajemen PDAM Giri Tirta Gresik mendatangi area reservoar Umbulan milik Kepala Unit SPAM Umbulan PT Air Bersih Jatim (Perseroda) Provinsi Jawa Timur. Kedatangan manajemen PDAM itu untuk menyampaikan keluhan para pelanggan PDAM Gresik kepada PT Air Bersih Jatim selaku pihak yang menjual air bersih ke PDAM Giri Tirta Gresik.

Dirut PDAM Giri Tirta Gresik, Siti Aminatuz Zahriyah ditemani Direktur Umum, Heru Budi Hartono tiba di area Reservoar Unit SPAM Umbulan fasilitas milik PT Air Bersih Jatim. Dua direksi PDAM disambut oleh Kepala Unit SPAM Umbulan PT Air Bersih Jatim, Ibrahim Sahara dan Manager Marketing PT Meta Adhya Tirta Umbulan, Muhammad Anwar.

“Sejak awal pekan kemarin banyak pelanggan PDAM Giri Tirta Gresik mengeluhkan kualitas air. Hal ini berakibat dengan banyaknya pengaduan pelanggan kepada PDAM Giri Tirta. Kami ke sini ingin menanyakan kepada pihak PT AB selaku operator SPAM Umbulan mengapa air yang kami terima ini keruh,” ujarnya, Jumat (24/10/2020).

Ia menambahkan, keluhan tidak hanya datang dari pelanggan PDAM Giri Tirta Gresik melainkan juga mendapat atensi khusus dari Bupati Sambari Halim Radianto. Orang nomor satu dilingkungan Pemkab Gresik itu memberikan instruksi kepada manajemen PDAM Giri Tirta agar menyampaikan protes kepada PT PT Air Bersih Jatim akibat air yang diterima keruh.

“Bukan hanya menyampaikan komplain, Pak Bupati meminta kami untuk datang ke area reservoar Umbulan agar menyaksikan langsung proses pembersihan pipa,” ujar Riza sapaan akrab Dirut PDAM Gresik.

Seperti diketahui, PDAM Giri Tirta Gresik, mendapatkan supply air dari SPAM Umbulan melalui PT Air Bersih Jatim sebesar 1.000 liter perdetik. Pada tahap awal pengoprasiannya perusahaan milik Pemprov Jatim itu mampu men-suplly air bersih kepada PDAM Giri Tirta sebesar 300 liter per detik.

“Dengan keruhnya air ini kami juga rugi karena terpaksa air volume distribusi ke pelanggan kami kurangi agar sedimentasi kotoran tidak masuk ke pipa kami di wilayah kota,” urai Riza.

Menanggapi hal ini Manajer Marketing PT Meta Adhya Tirta Umbulan, Muhammad Anwar meminta maaf. Dia menuturkan, keruhnya air SPAM Umbulan lebih diakibatkan adanya pembersihan pipa (flushing) dari sedimentasi lumpur yang mengendap.

“Dua hari ini kami pastikan air yang diterima PDAM Giri Tirta jernih kembali. Kami selaku pihak yang mengsuplay air SPAM Umbulan memohon maaf,” paparnya.

Kegiatan pembersihan pipa dari sedimentasi lumpur, lanjut dia, berjalan cepat dan sudah membuka 9 titik washout (pembersihan) yang ada di area Pasuruan, Sidoarjo, Surabaya dan Gresik. Selanjutnya, sebagai pihak penyedia air bersih, pihaknya berjanji hal ini tidak akan terulang kembali.

“Sejak tiga hari ini kami sudah berupaya keras melakukan pembersihan pipa dari sedimentasi lumpur. Total air yang sudah kami keluarkan selama aktivitas pembersihan pipa hingga 1.300 liter perdetik,” pungkasnya. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar