Peristiwa

Sketsa Wajah Pembunuh Terapis di Mojokerto Hasil Keterangan Saksi dan CCTV

Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriyadi menempelkan sketsa wajah pelaku penganiayaan terapis di salah satu rumah makan di Kota Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Sketsa wajah pelaku penganiayaan terapis di Mojokerto hingga tewas dari keterangan saksi dan rekaman kamera Closed Circuit Television (CCTV) di sekitar lokasi. Hingga saat ini, ada lima saksi yang diminta keterangan terkait kasus yang terjadi pada, Kamis (4/2/2021) pekan lalu.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriyadi mengatakan, ada sebanyak lima saksi yang dimintai keterangan terkait dengan kejadian pembacokan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) maupun di sekitar TKP. “Kami juga mendapat dukungan dari masyarakat yang memiliki sarana CCTV ada di sekitar TKP untuk mengenal dan identitas pelaku tersebut,” ungkapnya, Kamis (11/2/2021).

Kapolresta menambahkan, saat kabur pelaku terekam kamera CCTV di gudang pengepul rongsokan kertas semen sekitar 900 meter dari lokasi kejadian. Pelaku melintas mengendarai sepeda motor Honda Beat warna pink dengan telanjang dada. Tangan pelaku sebelah kiri diletakan di bagian belakang punggung.

Saat melintas di gudang pengepul rongsokan kertas semen tersebut, pelaku sudah memakai celana lantaran ada warga yang melihat pelaku berhenti di depan Kantor Telkom Mlirip yang berjarak 600 meter dari lokasi kejadian. Korban berhenti untuk memakai celana.

“Sketsa wajah ini dari keterangan saksi 5 orang dan rekaman CCTV. Sketsa wajah ini kami sebar dan tempel di tempat umum dan angkutan umum untuk diketahui masyarakat. Sehingga dengan harapan sketsa wajah ini bisa mempercepat atau membantu terungkapnya kasus kejahatan ini,” tegasnya. [tin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar