Peristiwa

Singo Dirgantoro Lanud Iswahjudi bikin Histeris FNRP

REYOG : Penampilan Singo Dirgantoro saat mengikuti FNRP 2019. (Foto : Lanud Iswahjudi)

Ponorogo (beritajatim.com) – Lanud Iswahjudi turut ambil bagian dari acara grebeg suro yang ada di Ponorogo. Lewat group reyog Singo Dirgantoro, mereka mengikuti Festival Nasional Reyog8 Ponorogo (FNRP) XXVI yang diadakan di alun-alun Ponorogo.

Disaksikan sebanyak 850 anggota Lanud Iswahjudi, Singo Dirgantoro tampil bak pemain sirkus yang sedang tampil atraksi. Mulai dari warok, jathil, bujang ganong, klonosewandono dan dadak merak, semua memainkan perannya masing-masing. Seperti orchestra hidup, semua pemain memainkan perannya dengan baik pada Selasa (27/8/2019) malam.

“Singo Dirgantoro dari Lanud Iswahjudi kembali berpartisipasi dalam festival reyog skala nasional ini,” kata Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Widyargo Ikoputra, Rabu (28/8/2019).

Marsma TNI Iko mengungkapkan paguyuban seni reyog Singo Dirgantoro ini dibentuk pafa tanggal 2 Februari 2018. Sejak saat itu, mereka sudah tampil diberbagai event. Selain FNRP, Singo Dirgantoro unjuk kebolehan dalam penyerahan pesawat F 16 block 52ID, dan even Gebyar Dirgantara. “Adanya paguyuban seni reyog Singo Dirgantoro ini merupakan kebanggan Lanud Iswahjudi,” kata Marsma Iko.

Marsma TNI Iko menyebut melalui usaha keras dan latihan yang terus menerus Singo Dirgantoro yang berjumlah 94 pemain, Selasa malam tampil apik dan enerjik dibawah sinar lampu dan tepuk sorai yang memadati tribun penonton. Waktu yang disediakan oleh panitia 25 menit digunakan maksimal oleh Singo Dirgantoro. “Lanud Iswahjudi menjunjung tinggi kearifan lokal, salah satunya dengan membuat paguyuban reyog Singo Dirgantoro ini,” pungkasnya.(end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Coba Yuk, Snack Berlumur Saus Hummus

Rela Tinggalkan Dokter Spesialis

Ngobrol dengan Komunitas Berbagi di Surabaya