Peristiwa

Simulasi Penanganan Banjir: Tiga Warga Sumenep Tenggelam

Sumenep (beritajatim.com) – Polres Sumenep menggelar simulasi penanganan banjir untuk memberikan bekal penanganan terhadap korban apabila terjadi bencana banjir.

“Anggota harus siap ketika ada bencana alam. Meski memang tidak ada seorang pun yang berharap ada musibah. Simulasi ini kami lakukan supaya anggota memiliki gambaran riil di lapangan,” kata Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriadi, Sabtu (04/01/2020).

Simulasi penanganan musibah banjir tersebut selain diikuti amggota Polres, juga melibatkan personel tiga instansi samping, yakni Kodim 0827, BPBD, dan Dinas Kesehatan Sumenep. Dalam simulasi tersebut, digambarkan ada tiga warga tenggelam akibat banjir. Tiga korban tersebut berhasil diselamatkan oleh petugas gabungan dan langsung dibawa ke posko untuk mendapat perawatan oleh tim medis.

“Simulasi ini merupakan upaya kami mengantisipasi apabila terjadi bencana banjir. Ini juga merupakan bentuk kesiapsiagaan kami. Kami harus memastikan anggota paham apa yang harus dilakukan ketika ada bencana banjir,” ujar Deddy.

Ia menambahkan simulasi tersebut dilakukan dengan melibatkan personel instansi samping sebagai bentuk sinergi agar memiliki kesamaan persepsi ketika menangani korban bencana alam.

“Kami tidak mungkin bekerja sendiri. Karena itu, kami bersinergi dengan instansi lain untuk penanganan korban bencana alam,” terangnya. [tem/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar