Peristiwa

Pelaku Sempat Siapkan Tong untuk Hilangkan Jejak Mayat Pembunuhan dan Pembakaran di Mojokerto

Mojokerto (beritajatim.com) – Kedua tersangka pembunuhan dan pembakaran Eko Yuwono (32) sudah menyiapkan sebuah tong besar untuk menghilangkan jejak. Namun mayat korban tak muat saat hendak dimasukkan ke dalam tong berwarna biru tersebut.

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiono mengatakan, tong berukuran besar tersebut disiapkan kedua tersangka untuk memasukan jenazah dan dibuang. “Namun ternyata tidak muat sehingga menggunakan kusen cendera,” ungkapnya, Senin (20/5/2019).

Sementara, untuk membawa jenazah korban ke area Perhutani Petak 79 Dusun Manyarsari, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, kedua tersangka menggunakan mobil pick up milik korban. Mobil pick up tersebut untuk mengangkut jenazah korban.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Ade Warokka menambahkan, tong tersebut dibeli oleh tersangka Dantok Narianto (36). “Minggu malam sekitar jam 8, tersangka Y menyuruh tersangka G untuk membeli tong plastik,” katanya.

Masih kata Kasat, aksi pembunuhan sendiri dilakukan di rumah orang tua tersangka Dantok di Kenangan Gg II, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Yakni setelah korban diajak minum minuman keras (miras). Korban dieksekusi saat berbaring di kasur spon.

“Jam 13.15 WIB, korban dieksekusi dan barang-barang milik korban diambil. Jenazah korban akan dimasukan ke dalam tong tapi tidak muat karena jenazah sudah kaku. Sehingga kusen cendera menjadi pilihan untuk membakar mayat korban,” katanya.

Jenazah Dusun Temenggungan, Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto diangkut menggunakan mobil pick up milik korban dan diturunkan di lokasi penemuan mayat kemudian dibakar sekitar pukul 22.30 WIB.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar