Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Siap Berangkat ke Tanah Suci, 107 CJH Kota Kediri Dapat Pembinaan Kesehatan

Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Pembinaan Kesehatan Masa Keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH) tahun 2022 di Ballroom Lotus Garden Hotel Kediri, Selasa (17/5/2022). Pembinaan kesehatan ini bertujuan agar para calon jemaah bisa melaksanakan Ibadah Haji dengan khusyuk, tanpa hambatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, Fauzan Adima mengatakan acara tersebut diselenggarakan untuk mempersiapkan jemaah haji yang sehat saat menjalani ibadah ketika di tanah suci. Mengingat ibadah haji tahun ini masih dalam situasi pandemi.

“Jadi kita memberikan edukasi kepada para Jama’ah Haji ini untuk mempersiapkan diri mereka agar nanti dapat melaksanakan Ibadah Haji dengan khusyuk ada tanpa hambatan. Karena pemberangkatan jemaah haji tahun ini merupakan pertama kali dilakukan setelah sempat terhenti selama 2 tahun karena pandemi,” ungkap Fauzan Adima.

Perlu diketahui, Pemerintah Arab Saudi akhirnya membuka kembali pintu kedatangan Jemaah Haji asing dari seluruh dunia untuk ibadah Haji 2022, setelah ditutup selama 2 tahun karena pandemi Covid-19. Para calon jemaah asal Kota Kediri yang masuk dalam daftar pemberangkatan tahun ini harus juga bersiap-siap.

Fauzan menambahkan, jika persyaratan dalam pemberangkatan Jama’ah Haji tahun 2022 ini jauh lebih ketat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Salah satunya adalah jama’ah yang akan diberangkatkan harus sudah melakukan vaksinasi booster dan lolos tes PCR sebelum melakukan penerbangan ke tanah suci.

Hal tersebut, juga disadari oleh Fauzan karena Ibadah Haji tahun ini dilakukan masih dalam suasana Pandemi Covid-19. Maka dari itu, acara tersebut dilaksanakan agar para jama’ah memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan menjelang keberangkatan Ibadah Haji.

“Tahun ini, kuota para jemaah dibatasi hanya 107 orang saja untuk Kota Kediri. Dan batas umur yang diperbolehkan mengikuti Ibadah Haji maksimal 64 tahun. Dengan banyaknya syarat tersebut, saya harap acara ini dapat membantu persiapan mereka,” ucap Fauzan.

Lebih lanjut, Fauzan mengingatkan kepada para jama’ah agar selalu waspada dan mempunyai kesadaran untuk melakukan protokol kesehatan yang ketat. Ia tidak ingin nanti terjadi kasus kegagalan keberangkatan salah satu jama’ah dikarenakan hasil tes PCR positif Covid-19.

“Saya sarankan mulai saat ini para jama’ah mulai berkomitmen bersama keluarga masing-masing untuk melakukan karantina mandiri. Mulai mengurangi kegiatan keluar rumah yang tidak begitu penting. Serta Menjaga pola makan, olahraga, istirahat yang cukup untuk mempersiapkan fisik saat Ibadah Haji mendatang,” pungkas Fauzan. [nm/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar