Peristiwa

Setelah Bus Terguling, Polisi Minta Penumpang Tegur Sopir Bila Mengantuk

Gresik (beritajatim.com) – Pasca bus PO Kramat Jati mengalami kecelakaan dan terguling di jalan tol Surabaya-Mojokerto (Sumo). Satlantas Polres Gresik turun ke bawah (Turba) di terminal bus makam Sunan Giri Gresik.

Kedatangan polisi tersebut untuk memberikan imbauan pentingnya keselamatan tertib berlalu-lintas kepada pengunjung (peziarah), agar berani menegur sopir bus bila mengemudi kendaraan mengantuk serta melakukan pelanggaran.

“Tolong apabila dalam mengemudi bus sopir melanggar antara lain melebihi batas kecepatan, dan menggunakan ponsel ditegur,” ujar Kanit Dikyasa Satlantas Polres Gresik, Ipda Darwoyo, Kamis (28/11/2019).

Darwoyo menambahkan, selain melakukan teguran terhadap sopir bus, dirinya juga mengimbau kepada sopir untuk beristirahat di rest area apabila sudah mengemudi lebih dari 4 jam.

Demi keamanan dan keselamatan lanjut Darwoyo para peziarah dan pengunjung lebih berhati-hati pada saat menyeberang jalan. Tengok kanan dan kiri serta diimbau melewati zebra cross (penyeberangan jalan).

“Kami juga mengimbau untuk tidak menggunakan perhiasan yang berlebihan karena hal ini dapat memberikan niat serta kesempatan bagi para pelaku kejahatan,” tandasnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar