Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Setahun, 34 Orang Meninggal Akibat Kerusakan Jalan di Jember

Bupati Hendy Siswanto meninjau perbaikan jalan

Jember (beritajatim.com) – Bupati Hendy Siswanto menjelaskan kepada Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan tentang kondisi jalan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, selama ini. Ia kini tengah berkonsentrasi memperbaiki kerusakan jalan.

Hendy menerima warisan kerusakan jalan. “Jember ini dijuluki ‘Jalan Seribu Lubang’. Memang betul, karena jalan itu pula, ada sekitar 34 orang yang kecelakaan meninggal selama satu tahun sebelum kami (menjadi bupati),” katanya, saat menerima kunjungan Zulkifli di Pendapa Wahyawibawagraha, Rabu (16/3/2022).

Tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Jember menyelesaikan 300 kilometer jalan. “Tahun ini, sampai Juni nanti insya Allah 922 kilometer kami selesaikan. Jadi ada sekitar 1.300 kilometer. Nanti pada akhir 2022, saat Perubahan Anggaran Keuangan (PAK), kami tambahi lagi,” kata Hendy.

Hendy mengatakan, panjang jalan di Jember adalah 2.975 kiliometer, termasuk jalan dusun-dusun. “Semua jalan di Jember harus halus, termasuk di daerah pedalaman yang itu tanah Perhutani, kami langsung melakukan MOU (Nota Kesepahaman) dengan Dirjen Lingkungan Hidup, untuk bisa masuk melintasi kawasan hutan. Termasuk kawasan perkebunan PTPN 12,” katanya.

Bukan hanya jalan. Pemkab Jember juga memasang 22 ribu titik penerangan jalan umum (PJU). “Tahun ini kami tambahi lagi delapan ribu titik. Jumlah PJU yang harus diselesaikan ada 45 ribu titik. Kami di Jember nanti akan terang benderang, dan ini akan jadi bulan purnama terus. Harapan kami dengan program pemasangan PJU dan jalan selesai seratus persen, akan memberikan semangat kepada masyarakat Jember,” kata Hendy.

Hendy mengatakan, kelebihan Jember adalah kesuburan lahan. “Cuma aksesnya tidak ada. Kami kebut sekarang ini sampai ke kaki Gunung Argopuro. Kami selesaikan ini,” katanya. [wir/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar