Peristiwa

Seruduk Truk Diesel Hingga Terguling, Sopir Pikap Terjepit

Tuban (beritajatim.com) – Truk diesel tanpa muatan terguling setelah ditabrak mobil pikap di tengan jalan raya jalur Pantura Tuban, tepatnya di jalan Tuban-Surabaya, Desa Minohorejo, Kecamatan Widang, Rabu (19/8/2020) malam.

Akibat kejadian kecelakaan itu, pengemudi pikap mengalami luka parah lantaran terjepit di dalam kendaraan. Sedangkan sopir truk tidak mengalami luka sama sekali. Selain itu, akibat kecelakaan tersebut arus lalu lintas di jalan nasional dari Surabaya menuju Semarang mengalami kemacetan hingga beberapa kilometer.

Data yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, kecelakaan itu berawal saat truk diesel dengan nomor polisi (Nopol) N 9437 DL berjalan dari timur. Truk diesel tanpa muatan dikemudikan oleh Arik Prasetyo (37), warga Desa Tegalsari, Kecamatan Winggi, Kabupaten Blitar. “Ini kosong, saya dari Blitar mau ambil muatan Jagung,” terang Arik Prasetyo.

Ketika sedang melaju di lokasi kejadian, dari arah berlawanan melaju kendaraan pikap espass yang juga tanpa muatan. Mobil espas itu dikemudikan Wiji Prasetyo (26), pemuda asal Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

“Saya kaget, tiba-tiba ditabrak bagian bak depan, kena tangki solar. Saya tidak ada yang luka dan langsung keluar dari kendaraan,” tambahnya saat berada di lokasi kejadian.

Sedangkan pikap yang menyeruduk itu mengalami kerusakan parah pada bagian kabin depan. Hal tersebut membuat Wiji Prasetyo pengemudi mobil espas terjepit. Dia mengalami luka parah pada bagian kaki.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kecelakaan ini, hanya korban luka-luka dari pengemudi pikap. Selain itu, truk diesel terguling dan membuat bahan bakarnya tumpah di jalan raya,” jelas AKP Argo Budi Sarwono, Kasat Lantas Polres Tuban.

Petugas Sat Lantas Polres Tuban kemudian mengevakuasi truk diesel tanpa muatan yang terguling dan mengakibatkan kemacetan panjang itu. Setelah dua kendaraan berhasil dievakuasi arus lalu lintas kembali normal. Baik dari Surabaya ke Tuban maupun sebaliknya.

“Personil kami yang ada di lapangan juga telah berupaya untuk menimbun tumpahan solar dengan pasir, agar tidak licin saat dilintasi kendaraan. Adapun untuk penyebab pasti kejadian kecelakaan ini masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. [mut/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar