Peristiwa

Seratus Lebih Pengunjung Kenpark Jalani Rapid Tes Massal karena Langgar Prokes

Petugas Tiga Pilar saat melakukan tes swab antigen massal di Kenjeran Park Surabaya, Jumat (14/5/2021). (Manik Priyo Prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Seratus lebih pengunjung yang berlihur ke Kenjeran Park, Surabaya, Jumat (14/5/2021) menjalani tes swab antigen massal. Tes dilakukan karena petugas yang patroli ke dalam tempat wisata ini menemukan adanya pelanggaran Protokol Kesehatan 5M.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, AKBP Ganis Setyaningrum menjelaskan, dalam temuan pelanggaran ini, petugas mencatat ada 900 pengunjung masuk Kenpark.

“Tadi kita dari siang sampai petang mengawasi proses pelaksanaan swab massal. Sebab ada pelanggaran dan kita takuti bisa menjadi klaster Lenpark. Makanya langsung kita tes swab massal,” jelasnya kepada beritajatim.com.

Ganis menyatakan bahwa para pengusaha pariwisata harus belajar dari kejadian di India. Klaster baru terbentuk karena pelanggaran prokes dan masyarakat banyak bergerombolan baik di luar atau dalam kolam.

“Pasti kita tindak sebisa mungkin petugas Tiga Pilar menekan adanya klaster baru. Kami harap pelaku wisata juga tegas dan jangan lembek menerapkan prokes 5M,” tandas Ganis.

Dalam pelaksanaan tes swab ini, lanjut Ganis, petugas melakukan swab massal atas fasilitas Pemerintah Kota Surabaya. Menurutnya, data jumlah pengunjung yang kejaring dan menjalani tes swab masih didata.

Pukul 15.30 wib, Satgas Covid 19 Kota Surabaya bersama Linmas tiba di lokasi Water Park Kenjeran untuk melaksanakan swab antigen ke pengunjung. Tes swab pun hingga pukul 17.55 wib. Hasilnya semua nonreaktif. [man/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar