Peristiwa

Sering Banjir, Sungai Gonggo Pesanggaran Dikeruk

Banyuwangi (beritajatim.com) – Proyek normalisasi Sungai Gonggo di Kecamatan Pesanggaran mulai dikebut. Pasalnya, area ini yang kerap kali menjadi kambing hitam kala terjadi hujan lebat dan menyebabkan banjir.

Dua desa yang biasa menjadi langganan banjir akibat luapan sungai ini. Di antaranya, Desa Sumberagung dan Pesanggaran, Kecamatan Pesanggaran.

Proyek tersebut, saat ini tengah dalam pengerjaan dengan melakukan pengerukan menggunakan alat berat. Dan ditargetkan, akan selesai dalam dua bulan ke depan.

“Pengerukan ini sudah lama diharapkan oleh masyarakatnya. Karena kondisi sungai sudah tidak layak akibat sedirrentasi yang melebihi ambang batas,” ungkap Kepala Dusun Ringinagung, Desa Pesanggaran, Agus Romadhon, Kamis (21/2/2019).

Bahkan, kata Agus, warga terlihat antusias mengetahui hal ini. Mereka juga tampak ikut membantu dalam proses normalisasi ini.

“Masyarakat sini antusias membantu kegiatan. Bahkan sebagian dari mereka rela membawakan makanan dan minuman secara swadaya untuk para pekerja,” tambah Agus.

Panjang sungai yang akan dikeruk ini diperkirakan mencapai lima kilometer. Dimulai dari Kaliwatu atau muara sungai Gonggo di Dusun Ringinagung, Desa Pesanggaran dan berakhir di perbatasan wilayah Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran.

“Dengan kegiatan ini diharapkan dapat memperlancar aliran ar dan mampu menampung debit air yang tinggi saat hujan deras datang. Semoga program ini bermanfaat untuk masyarakat luas,” terang Senior Manager External Affairs PT BSI, Sudarmono.

Program ini, kata Sudarnono, bentuk hasil pembahasan multi pihak yang melibatkan masyarakat, pemerintah desa, kecamatan, PT BSI dan Perhutani. Dari diskusi bersama itu terjadi kesepakatan untuk dilakukan kegiatan normalisasi sungai ini.

“Ini sebaga upaya dalam mengatas maalah banjir dan pendangkalan
sungai. PT BSI sangat concern dengan kegiatan ini dan berupaya membantu secara optimal. Sehingga, ke depan potensi banjir bisa diminimalisasi, termasuk dampaknya,” pungkas Sudarmono. (rin/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar