Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Senyum Asemah di Jumat Berkah

Jombang (beritajatim.com) – Asemah (70) berjalan lambat-lambat di halaman belakang masjid Ar Rayan Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Jombang, Jawa Timur, Jumat (22/10/2021). Dia menuju deretan kursi yang ada di bawah tenda, lalu menghempaskan tubuhnya di salah satu kursi itu.

Asemah adalah warga Pandanwangi. Dia hadir di halaman masjid tersebut untuk menghadiri undangan dari ACT (Aksi Cepat Tanggap) Jombang. Wanita berkulit keriput itu tidak sendiri, ada puluhan warga lainnya yang juga diundang. Semua mengikuti acara dengan mentaati protokol kesehatan.

Acara dimulai, pidato sambutan sambung menyambung. Dari pejabat satu, ke pejabat lainnya. Dari perwakilan takmir masjid, dari ACT, Pemkab Jombang, Kodim/0814, hingga dari perwakilan Polres Jombang. Asemah mendengarkan sambutan berantai itu dengan seksama. Nenek yang mengenakan kebaya ini tidak bergeser dari tempat duduknya.

Dia baru bergeser ketika panitia memintanya maju ke depan. Asemah kembali berjalan lambat-lambat ke depan hadirin. Ada sejumlah wanita lain yang mengikuti. Mereka mewakili warga menerima beras wakaf dari ACT. Tentu saja, hati Asemah cukup gembira, senyum mengembang dari sudut bibirnya.

“Alhamdulillah, sangat senang menerima bantuan beras ini. Rumah saya di Dusun Jati, Desa Pandawangi,” kata janda tua beranak delapan ini sembari meletakkan beras seberat 3 kg yang dikemas plastik.

Adalah Kepala Cabang ACT Jombang Hasan Sholahudin, salah satu orang yang menyerahkan bantuan itu secara simbolis. Hasan berharap, bantuan pangan tersebut bisa meringankan beban warga di tengah pandemi Covid-19. Karena selama pandemi, sendi-sendi ekonomi rontok. Semua warga terkena dampak.

Hasan mengungkapkan, pemberian bantuan tersebut merupakan launcing dua program ACT, yakni operasi pangan gratis (OPG) dan operasi pangan murah (OPM). Dalam launching di halaman belakang Masjid Ar Rayan itu, sebanyak 100 orang lebih mendapat bantuan.

“Selanjutnya, pembangian bantuan ini rutin kita lakukan setiap satu Minggu. Semisal, untuk besok, kita memberikan bantuan untuk komunitas tuna netra atau Pertuni (Persatuan Tuna Netra Indonesia) Jombang,” kata Hasan.

Hasan menambahkan, dalam launching tersebut, ACT Jombang bekerja sama dengan takmir Masjid Ar Rayan. Dalam kesempatan tersebut ACT juga mendatangkan Humanity Food Truks. Yakni, truk yang difungsikan sebagai dapur umum. Relawan memasak 300 porsi nasi yang dibagikan secara gratis untuk jamaah salat jumat di masjid tersebut.

Truk yang berbentuk kontainer tersebut diparkir di belakang masjid. Di truk itulah relawan memasak dan mengolah makanan. “Food truk ini kapasitasnya untuk memasak 1000 porsi. Biasanya digunakan dapur umum di lokasi bencana,” pungkas Hasan. [suf/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar