Peristiwa

Semprotkan Disinfektan, Water Canon Meraung-raung di Jalan Raya

Mobil water canon menyemrpotkan cairan disinfektan di Jl Gus Dur, Selasa (31/3/2020). [Foto/yusuf wibisono]

Jombang (beritajatim.com) – Jalan protokol di Jombang mulai sepi, Selasa (31/3/2020) pagi. Pintu utama masuk kota Jombang di Jl Gus Dur ditutup. Sejumlah petugas dari Polres Jombang siaga di lokasi. Mereka bersenjata lengkap. Para pengguna jalan yang hendak melintas dihalau ke jalan nasional.

Sejumlah perempatan yang ada di jalan protokol juga mengalami nasib serupa. Jalan masuk kota diblokade. Aparat siaga. Ketika jalan sudah sepi, kendaraan AWC (Armoured Water Canon) yang sudah parkir di kawasan Simpang Tiga Jombang meraung-raung. Kemudian bergerak membelah jalanan yang sepi.

Di depan water canon itu, sejumlah petugas kepolisian yang menggunakan mobil patroli dan sepeda motor melakukan penyisiran terlebih dulu. Nah, seiring water canon bergerak, cairan disinfektan menyembur deras dari bagian depan kendaraan itu. Jalanan yang sebelumnya kering, mendadak basah seperti tersiram hujan.

Di belakang water canon, sedikit ada tiga mobil damkar (pemadam kebakaran) mengikuti. Seluruh kendaraan itu menyusuri Jl Gus Dur, kemudian berbelok di Jl KH Wahid Hasyim. Tentu saja, jalanan tersebut basah kuyub oleh cairan disinfektan. Warga yang berada di depan pertokoan, tak mau ketinggalan. Mereka mengabadikan moment tersebut menggunakan kamera smartphone.

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab yang hadir dalam acara itu mengatakan, penyemprotan disinfektan itu dalam rangka mengantsisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19. “Ini adalah gerakan secara nasional. Untuk di Jombang sejumlah jalan protokol menjadi sasaran. Selanjutnya, akan ditindaklanjuti sampai tingkat kecamatan dan desa,” ujar Mundjidah.

Jalan protokol di Jombang basah setelah disemprot cairan disnfektan

Kapolres Jombang AKBP Boby Pa’ludin Tambunan menambahkan, selain dari unsur kepolisian, gerakan tersebut juga melibatkan TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah). Polres Jombang mengerahkan personel sesuai dengan kebutuhan.

Kendaraan yang diturunkan meliputi, mobil AWC dari Polres, dua kendaraan dari BPBD dan satu kendaraan langsung. “Penyemrpotan ini dilakukan secara rutin. Karena memutus rantai penyebaran Covd-19 harus dilakukan terus menerus. Kita harus melibatkan seluruh peran serta masyarakat,” urainya.

Sejumlah titik yang disemprot menurut Boby meliputi tujuh titik. Meliputi Jl Gus Dur, kemudian Jl KH Wahid Hasyim, tembus ke alun-alun Jombang, serta di kawasan pesantren Tambakberas. “Sebanyak 13 ribu liter cairan disinfektan yang kita semprotkan di sejumlah titik,” pungkas Boby. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar