Peristiwa

Sempat Pingsan Saat Berlatih Silat, Warga Jember Meninggal Dunia

foto/ilustrasi

Jember (beritajatim.com) – Seorang anak muda laki-laki pelajar sekolah menengah atas berusia 18 tahun berinisial FA meninggal dunia, saat berlatih pencak silat, di Desa Tempurejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu (9/7/2021) malam.

Penyebab kematian masih misterius. “Pihak keluarga menerima dan tidak menghendaki kasus itu ditindaklanjuti secara hukum. Kita mengupayakan dilakukan otopsi, keluarganya menghalangi, tidak menghendaki itu, menganggap sudah takdir,” kata kata Kepala Kepolisian Sektor Tempurejo Ajun Komisaris Zuhri, Kamis (10/6/2021).

FA malam itu berlatih bersama pelatih dan teman-temannya di halaman rumah penduduk selama dua sampai tiga jam. Dia baru diketahui sakit saat latihan. “Saat latihan dia pingsan, lalu dibawa ke puskesmas. Dalam perjalanan ke puskesmas meninggal,” kata Zuhri.

Zuhri mengatakan, FA adalah calon warga perguruan silat tersebut. ‘Setelah latihan itu baru akan disahkan menjadi warga,” kata Zuhri.

Setelah kejadian itu, Zuhri mengumpulkan pengurus rukun tetangga, rukun warga, perangkat desa, musyawarah pimpinan kecamatan di kantor Polsek Tempurejo. “Untuk menyaksikan pernyataan dari pihak keluarga korban. Selanjutnya yang bersangkutan membuat surat pernyataan yang isinya tidak akan menuntut kejadian tersebut,” katanya. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar