Peristiwa

Sempat Makan Korban Jiwa, Pengerjaan Peningkatan Jalan Kalitidu Bojonegoro Terus Dilanjut

Foto ilustrasi

Bojonegoro (bertiajatim.com) – Pekerjaan proyek peningkatan jalan Kalitidu – Ngasem, Kabupaten Bojonegoro menelan satu korban meninggal dunia. Korban meninggal dalam kecelakaan, diduga akibat terpeleset material pembangunan jalan yang masih berserakan.

Kepala Bidang Jalan dan Prasarana, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang, Kabupaten Bojonegoro Ja’far Sodiq mengungkapkan, proyek peningkatan jalan jurusan Kalitidu – Ngasem tersebut dikerjakan oleh PT Santoso Shafanara Graha asal Jalan Medokan Sawah, Rungkut, Surabaya.

“Pengerjaan sekarang masih berjalan,” ujarnya dihubungi jurnalis beritajatim.com, Jumat (16/10/2020).

Sesuai dengan data di laman LPSE Kabupaten Bojonegoro, nilai pagu peningkatan jalan jurusan Kalitidu – Ngasem tersebut senilai Rp12,8 miliar dan dimengkan oleh PT Santoso Shafara Graha dengan nilai kontrak Rp11,3 miliar. Peningkatan jalan cor itu dikerjakan dengan APBD 2020.

Sementara Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Iwan Hari Poerwanto mengungkapkan, kasus kecelakaan tunggal yang menyebabkan korban Bowo Sasmito (58) warga Kecamatan Kalitidu meninggal dunia tersebut masih dalam proses penyelidikan. Penyidik belum menetapkan tersangka dalam kasus itu. “Masih kita periksa saksi-saksi,” ujarnya.

Sekadar diketahui, kasus kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu (7/10/2020) pagi. Saat itu korban mengendarai sepeda motor Vario nomor polisi S 4649 CX dengan membonceng istrinya. Sampai di TKP, Bowo Sasmito diduga tidak bisa menguasai setir karena terdapat material proyek seperti krikil dan pasir yang masih berserakan hingga terjatuh.

Saat terjatuh, leher korban diduga mengenai besi penyambung cor yang masih terlihat hingga terluka dan meninggal dunia. Sementara, istri korban Widiastuti hanya mengalami luka ringan. [lus/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar