Peristiwa

Semburan Abu Vulkanik Raung Capai 18000 Kaki

Petani banyuwangi Terdampak Erupsi Gunung Raung, Foto: Rindi-beritajatim

Banyuwangi (beritajatim.com) – Berdasarkan pengamatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Stasiun Meteorologi Klas III Banyuwangi, sebaran abu vulkanik Gunung Raung semakin luas.

Jika dilihat dari prakiraan sebaran abu vulkanik yaitu Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin, tinggi abu vulkanik Gunung Raung mencapai 18.000 kaki atau 6 km dari permukaan laut, pada Senin (8/2/2021) pagi.

“Persebaran abu vulkanik diprakirakan mengarah ke sejumlah kecamatan di Banyuwangi. Seperti Songgon, Licin, Kalipuro, Giri, hingga Banyuwangi kota. Kami menghimbau agar masyarakat memakai masker dan pelindung mata jika beraktivitas di luar rumah,” kata Ibnu Haryo, prakirawan pada BKMG Banyuwangi, Senin (8/2/2021).

Dari pantauan VAAC Darwin, arah sebaran abu vulkanik juga tampak mengarah ke timur. Bahkan sebaran meluas hingga ke Pulau Bali.

Kondisi itu yang menyebabkan sejumlah wilayah di Bumi Blambangan hingga saat ini terjadi hujan abu. Warga mengeluh pedih di mata dan beberapa tanaman terpapar abu.

Lebih lanjut, Ibnu menyebut, secara umum wilayah Banyuwangi terpantau berawan. Namun pada siang hingga malam berpotensi hujan dengan intensitas ringan sampai sedang. Masyarakat juga dihimbau untuk tetap waspada terhadap angin kencang beberapa hari ke depan.

“Potensi angin kencang terjadi ketika di hari-hari panas atau terik namun terjadi pertumbuhan awan cumulonimbus yang cukup cepat,” jelasnya. (rin/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar