Peristiwa

Sembunyi di Rumah Warga Usai Jambret HP, Pemuda Pengangguran ini Dibekuk

foto/ilustrasi jambret

Sumenep (beritajatim.com) – Moh. Ilyasi (20), warga Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, dibekuk aparat Polsek Pasongsongan, usai menjambret HP korbannya.

Korban bernama Mastiyani (22), warga Desa Soddara, Kecamatan Pasongsongan. Korban dijambret pelaku di jalan Dusun Tajjan, Desa Padangdangan, Kecamatan Pasongsongan.

“Saat itu korban berboncengan dengan suaminya, sambil menggendong anaknya yang masih balita. Ketika ia mengeluarkan HP karena hendak menelepon, tersangka menjambret HP korban dan kabur,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Senin (01/06/2020).

Ia mengungkapkan, saat korban mengeluarkan HP nya, tersangka berusaha memepet korban dan langsung menarik HP nya. Namun korban berusaha mempertahankan HP nya dengan menarik kembali. Akhirnya tarik menarik HP pun terjadi antara korban dan tersangka.

“Namun tersangka akhirnya bisa merebut HP dari tangan korban, karena saat itu korban tengah dalam posisi menggendong anaknya yang masih balita,” terang Widiarti.

Mengetahui hal itu, suami korban berusaha tancap gas mengejar tersangka. Namun sayang ia kehilangan jejak keberadaan tersangka. Korban pun langsung melaporkan kejadian penjambretan itu ke Polsek Pasongsongan.

Setelah mendapat laporan tersebut. Polsek Pasongsongan dibantu Koramil Pasongsongan dan warga sekitar berusaha melakukan pencarian terhadap pelaku. Pelaku akhirnya diketahui bersembunyi di salah satu rumah warga.

“Tersangka pelaku berikut barang bukti kemudian dibawa ke kantor Polsek Pasongsongan guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 unit HP merk Samsung type J1 mini prime, warna hitam, kemudian 1 unit sepeda motor merk Honda Beat warna merah, dan 1 buah jaket warna hitam.

“Tersangka dijerat pasal 365 ayat (1) subsiser pasal 362 KUHP, yakni pencurian yang didahului, disertai, atau diikuti dengan kekerasan atau ancaman kekerasan,” pungkasnya. (tem/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar