Peristiwa

Sembako untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 di Probolinggo Mulai Digelontorkan

Probolinggo (beritajatim.com) – Bantuan untuk masyarakat terdampak covid-19 dari BUMN, dan swasta murni di Kota Probolinggo, secara bertahap mulai disalurkan. Ada perusahaan yang memilih menyalurkana sendiri, ada pula yang melalui Pemkot Probolinggo. Perusahaan Listrik Negara (PLN) misalnya. Lewat lembaga donaturnya, yakni Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3, memilih menyalurkan 50 paket sembako lewat Pemkot Probolinggo. Sementara PT BJB (Berdikari Jaya Bersama) Sumber Taman, menyalurkan sendiri puluhan ton beras kepada masyarakat terdampak covid-19 di area pabrik.

“Bantuan terdiri dari 50 paket sembako isi beras, gula, ikan kalengan, minyak goreng dan tepung terigu, kami diserahkan kepada masyarakat melalui Bappeda Litbang Kota Probolinggo. Terserah mau disalurkan kemana. Asal tepat sasaran,” ujar Manager ULP Probolinggo, Gerhadi Purnama, Kamis (30/4/2020) petang.

Lain halnya dengan Bos BJB, Yuwi Santoso. Menurutnya penyaluran bantuan sembako, lebih diperioritaskan kepada masyarakat terdampak sekitar lokasi perusahaan. “Kami menerima keluhan langsung dari warga sekitar pabrik. Karena itu setelah membuat laporan ke Pemkot Probolinggo, kita salurkan sendiri bantuan kepada masyarakat terdampak covid-19 sekitar pabrik,” katanya.

Pemkot Probolinggo, sendiri merilis, sedikitnya telah menyalurkan 2.174 paket sembako dari 51 CSR (corporate sosial responsibility) perusahaan. Kepala Bappeda Litbang Pemkot Probolinggo, Rey Suwigtyo menjelaskan, dari data yang masuk, ada 51 perusahaan terkonfirmasi mengumpulkan bantuannya ke kantor Bappeda Litbang.

“Selanjutnya paket-paket sembako itu kami distribusikan ke kecamatan-kecamatan sejak 22 April lalu. Pembagian sembako ini diserahkan ke kecamatan dan kelurahan untuk segera dibagikan ke masyarakat. Teknisnya ada yang langsung ke rumah warga, ada yang di aula kelurahan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” Kata pria kelahiran Ketapang, Kota Probolinggo itu.

Tiyok (panggilan akrab Rey Swigtyo) merinci, sembako yang didistribusikan ke Kecamatan Kademangan 400 paket, Kanigaran 474 paket, Mayangan 500 paket, Kedopok 400 paket, dan Wonoasih 400 paket. “Dari kecamatan dan kelurahan, diserahkan ke masyarakat dengan sasaran masyarakat terdampak pandemi Covid-19 khususnya para lansia. Data penerima sesuai dengan usulan dari masing-masing kecamatan lengkap dengan by name by address (BNBA),” pungkas pejabat eselon II itu. [eko/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar