Peristiwa

Semanggi Alas Undang Pecinta Alam Turun Gunung Cabuti Paku di Pohon Jalan Protokol Surabaya  

Para penggiat pecinta alam saat mencabuti paku yang menancap di pohon jalan protokol Surabaya. Bulan depan komunitas Semanggi Alas akan kembali melakukan hal serupa. Untuk waktunya akan diumumkan lewat media sosial.

Surabaya (beritajatim.com) – Komunitas Semanggi Alas dan Sahabat SuperAdventure Surabaya dua pekan lalu menanam ratusan pohon buah dan pohon cemara di Bukit Krapyak, Pacet, Mojokerto.

Mereka sukses menggelar acara yang diikuti ratusan pecinta alam. Kini Semanggi Alas turun gunung untuk mencabuti paku di pohon perindang di Kota Surabaya.

Semanggi Alas secara terbuka mengundang para pecinta alam dan relawan ikut berpartisipasi dalam kegiatan cabut paku di pohon perindang di kawasan Jalan Nginden Jangkungan Surabaya. Acara ini akan dimulai bulan depan.

Sahabat SuperAdventure Surabaya Roky Yulmezak yang juga pembina komunitas Semanggi Alas mengatakan acara ini akan banyak melibatkan warga. “Ada dari relawan, pecinta alam dan masyartakat umum, undangan kami terbuka, jadi kami tidak mengundang secara khusus, undangan terbuka ini nanti akan kami cantumkan di medsos,” katanya kepada media akhir pekan lalu.

Rute yang ditempuh nantinya adalah pohon-pohon yang berjejer di kawasan jalan protokol yang dengan panjang kurang lebih dua kilometer. Ini juga bagian dari rangkaian penghijauan yang sudah dilakukan sahabat SuperAdventure Surabaya bersama Semanggi Alas yang menanam ratusan pohon buah dan pohon cemara di Bukit Krapyak, Pacet, Mojokerto dua pekan lalu.

“Bulan depan kami akan melakukan kegiatan cabut paku dan kawat di Surabaya,” katanya. Menurutnya, kegiatan pelestarian alam ini rutin dilakukan Semanggi Alas setelah September tahun lalu kegiatan cabut paku juga dilakukan. Waktu itu kata dia ada sekitar enam karung berisi paku dan kawat yang dikumpulkan.

“Sekitar 12-an kilogram yang kami kumpulkan,” terangnya. Saat itu selain para pecinta alam dan relawan, pihaknya juga menggandeng petugas Satpol PP Kota Surabaya untuk ikut turun mengamankan dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. “Saat itu rutenya sekitar sepanjang 1,5 kilometer bolak balik,” urainya.

Komunitas Semanggi Alas yang memiliki arti Sekumpulan Manusia Penggiat Alam Bebas dikenal sebagai komunitas pecinta alam, sejumlah kegiatan terbaru selain menggelar penanaman ratusan pohon bersama Sahabat SuperAdventure sebelumnya juga memperbaiki jembatan di bukit Argo Puro yang biasa digunakan sebagai tempat pengambilan air bersih bagi para pendaki. Tempat ini kini bahkan menjadi spot selfie para pendaki karena pemandangannya yang menarik.

Khusus untuk kegiatan cabut paku di pohon ini sangat penting selain untuk pelestarian pohon juga keselamatan pengendara. Ini karena pohon berada di tepi jalan protokol (pohon perindang). Penanaman paku berlebihan di pohon berpotensi membuat pohon rapuh dan bisa tumbang.

Dengan dicabutnya paku di pohon ini juga membuat pohon tidak gampang mati dan bisa tumbuh dengan normal. Pohon perindang juga bisa kembali sesuai fungsinya mengurangi pencemaran udara, mencegah banjir, dan membuat alam jadi asri.

Selama ini pohon perindang menjadi media pemasangan baliho paling murah dan strategis. Lokasinya yang berada di tepi jalan raya membuat setiap pengendara bisa membaca pesan di iklan ilegal dari si pemasang. Sayangnya hal tersebut bisa merusak pohon dan dilakukan secara ilegal.(ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar