Peristiwa

Semalam Tak Pulang, Pria Tua Ditemukan Gantung Diri di Pohon Mangga

Petugas kepolisian dari jajaran Polsek Soko, Polres Tuban saat berada di lokasi penemuan mayat gantung diri di pohon mangga.

Tuban (beritajatim.com) – Sejumlah warga yang tinggal di Desa Prambongtergayang, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan seorang pria tua yang diketahui sudah dalam posisi tewas menggantung di pohon mangga yang ada di kebun milik warga setempat, Sabtu (17/4/2021).

Mayat yang ditemukan dalam kedaan gantung diri itu diketahui bernama Rebani (72), seorang petani warga Desa Prambontergayang, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Sebelum ditemukan gantung diri, pria usai lanjut itu telah meninggalkan rumah sejak kemarin malam dan sempat dicari oleh pihak keluarga.

Dari informasi yang dihimpun beritajatim.com, penemuan mayat gantung diri di kebun Mangga itu pertama kali diketahui oleh salah seorang warga setempat. Yang mana saat itu, saksi mengetahui adanya mayat menggantung di pohon mangga itu saat ia sedang mencari rumput.

“Awalnya saksi bernama Damar sedang mencari rumput dan saksi melihat orang gantung diri dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Korban saat ditemukan keadaan menggunakan pakaian lengkap dengan posisi menggantung diri di pohon Mangga,” terang IPTU Khoirul Amad, Kapolsek Soko, Polres Tuban.

Mengetahui adanya mayat yang menggantung itu, saksi langsung bergegas mencari bantuan dan meminta tolong pada warga. Selain itu, selanjutnya pencari rumput tersebut langsung pergi ke kantor desa untuk melaporkan adanya penemuan mayat tersebut dan kemudian juga melaporkan kepada pihak Polsek Soko.

Mendapatkan laporan tersebut, sejumlah petugas dari jajaran Polsek Soko, Polres Tuban langsung datang ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan identifikasi terhadap mayat gantung diri itu. Dari hasil pemeriksaan bersama tim medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan ataupun kekerasan pada korban.

“Korban gantung diri dengan tali tampar di Pohon Mangga dengan ketinggian sekitar dua meter lebih. Dari hasil pemeriksaan medis ditemukan luka bekas jeratan tali tampar di leher yang digunakan korban untuk gantung diri dan tidak diketemukan tanda-tanda penganiayaan atau pun tindak pidana lainnya, murni karena gantung diri,” sambung mantan Kanit Laka Sat Lantas Polres Tuban itu.

Sementara itu, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga bahwa Rebani telah meninggalkan rumahnya sejak Jumat pagi kemarin. Namun, saat pergi dari rumah korban tidak sampai memberikan pesan khusus kepada pihak keluarga.

“Untuk motifnya masih belum diketahui secara pasti. Menurut pengakuan dari istri korban bahwa hubungan keluarga dengan korban baik-baik saja,” pungkasnya. [mut/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar