Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Seluruh Kantor Instansi Pemkab Ponorogo Bakal Dicat Putih Kombinasi Kuning Emas

Ponorogo (beritajatim.com) – Tidak hanya gedung Sasana Krida Praja saja, rencananya seluruh kantor instansi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bakal dilakukan pengecatan ulang.

Pengecatan ulang difokuskan untuk bagian luar gedung. Warna cat yang digunakan pun seragam. Yakni bakal diwarnai dengan warna putih kombinasi kuning emas.

“Tahun ini yang dilakukan pengecatan ulang gedung Sasana Krida Praja atau biasa disebut gedung lantai 8,” kata Kepala bagian (Kabag) Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Ponorogo, Heru Budi Santoso, ditulis Sabtu (1/9/2022).

Gedung instansi Pemkab Ponorogo yang tahun ini belum terealisasi pengecatan ulang, diperkirakan pekerjaannya akan dilanjutkan pada tahun depan. Gedung yang pengecatannya dilakukan tahun depan itu, menyasar gedung Pusdalops, Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD, dan gedung Sasana Praja.

“Seperti gedung lantai 8, nantinya pengecatan itu hanya untuk dinding luar ruangan saja,” katanya.

Pengecatan ulang pada dinding luar untuk ketiga gedung tersebut, anggaran yang disediakan sekitar Rp 300- Rp 400 juta. Dana itu rencananya akan dimasukkan pada APBD tahun 2023. Sehingga pada tahun depan, bisa langsung digunakan untuk melakukan pengecatan ulang di tiga gedung yang berdekatan dengan Pendopo Agung Pemkab Ponorogo tersebut.

“Pengecatan gedung untuk tahun depan, diperkirakan anggarannya Rp 300- Rp 400 juta,” katanya.

Untuk diketahui sebelumnya, gedung Sasana Krida Praja atau lebih dikenal dengan gedung lantai 8 milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bersolek. Ya, gedung kantor Pemkab setempat itu bakal dicat ulang bagian luarnya. Sejak berdiri megah sekitar 20 tahun lalu, ini baru pertama kalinya gedung itu dilakukan pengecatan ulang. Pengecatan gedung, yang merupakan peninggalan dari almarhum bupati Markum Singodimedjo itu, menyedot anggaran dari APBD hingga Rp 822 juta.

Tak hanya gedung lantai 8, pengecatan juga dilakukan hingga bagian depan ruang kantor kerja bupati. Pekerjaan pengecatan itu ditarget bisa selesai hingga tiga bulan mendatang. Untuk warna, sesuai dengan pilihan Bupati Sugiri Sancoko bakal diberikan warna baru, yakni kombinasi putih dan kuning emas.

“Untuk warna cat, sesuai dengan pilihan Bapak Bupati, warna putih kombinasi kuning emas,” ungkap Budi.

Selain belum dilakukan pengecatan ulang setelah berdiri 20 tahun lalu, alasan dilakukan pengecatan bagian luar ini, karena sudah banyak kerusakan, jamur, kotoran burung dan mulai mengelupas.

“Untuk gedung lantai 8 praktis belum pernah dilakukan pengecatan ulang. Pengecatan ulang pernah dilakukan di lantai bawah saja, itupun sudah 3-4 tahun yang lalu,” ucap mantan Camat Jetis tersebut.

Untuk menjaga kualitas, cat yang dipilih pun khusus untuk luar ruangan. Tak tanggung-tanggung cat langsung dari pabriknya. Pun pihak pabrik memberikan fasilitas pengawas. Sehingga pengerjaannya nantinya bakal diawasi oleh beberapa pengawas. Mulai dari pabrik catnya sendiri, juga ada konsultan pengawas dan pengawas lainnya.

“Dengan metode pengecatan berlapis, diharapkan warna cat bisa bertahan hingga 10 tahun ke depan,” harap Budi. (end/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar