Peristiwa

Selepas Subuh, Penjual Kerupuk di Jombang Tewas Disambar Kereta Api

Korban kecelakaan kereta api di perlintasan tak berpalang Desa Mlaras, Selasa (23/2/2021)

Jombang (beritajatim.com) – Seorang penjual kerupuk bernama Ngadi (57), warga Desa Mlaras, Kecamatan Sumobito tewas mengenaskan setelah disambar kereta api di perlintasan tak berpalang desa setempat, Selasa (23/2/2021) pagi.

Benturan keras tersebut membuat Ngadi berikut sepeda motornya terlempar hingga beberapa meter. Penjual kerupuk ini mengalami luka berat di bagian kepala. Dia meninggal di lokasi kejadian perkara. Jasad Ngadi kemudian diangkut ambulans untuk dibawa ke kamar jenazah rumah sakit terdekat.

Hamidi (65), warga setempat mengatakan, peristiwa itu terjadi selepas subuh atau sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu Ngadi mengendarai sepeda motor Suzuki Smash S 6305 XB. Dia melaju dari arah utara. Pada bagian sepeda motor itu juga terdapat keranjang kerupuk yang hendak dijajakan.

Mendekati lokasi kejadian, Ngadi hendak menyeberangi rel di perlintasan tak berpalang. Petugas relawan yang berjaga belum ada. Tanpa memperhatikan situasi, penjual kerupuk ini langsung menyeberangi perlintasan. Dia menggeber laju kendaraannya.

Namun ironis, pada saat bersamaan, melaju kencang kereta api Turangga dari arah barat. Karena jarak yang sudah dekat, kecelakaan tak bisa terhindarkan. ‘Ular besi’ itu menghantam Ngadi berikut sepeda motornya. Penjual kerupuk ini terlempar beberapa meter.

“Korban meninggal di lokasi kejadian dengan luka parah di bagian kepala. Kejadiannya selepas subuh tadi,” kata Hamidi yang juga penjaga palang pintu kereta api di perlintasan Desa Mlaras, Kecamatan Sumobito. [suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar