Peristiwa

Seleksi Perangkat Desa Serentak di Kecamatan Balen Lebih Ketat

Foto: Ilustrasi

Bojonegoro (beritajatim.com) – Tes pengisian perangkat desa di Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro akan digelar secara serentak, Kamis (22/10/2020) pagi. Dari jumlah 23 desa di Kecamatan Balen, sebanyak 17 desa akan menggelar tes pengisian perangkat dengan lowongan sebanyak 24 jabatan.

Menurut salah seorang Ketua Panitia Pengisian Perangkat Desa di Desa Mulyorejo, Kecamatan Balen, Arif Murtaji mengungkapkan, kesiapan di Desa Mulyorejo secara umum berjalan lancar. Desa Mulyorejo, membuka tiga lowongan dengan formasi di Kaur Keuangan, Kaur Perencanaan, dan Kaur Tata Usaha dan Umum.

“Pendaftar yang lolos seleksi administrasi yang ditetapkan oleh panitia ada 26 peserta,” ujar Arif Murtaji, Rabu (21/10/2020).

Beberapa tahapan menjelang tes pengisian perangkat desa menurutnya sudah dilakukan sesuai dengan jadwal. Seperti misalnya, lanjut dia, melakukan sosialisasi kepada peserta, kerjasama dengan pihak ketiga, hingga ke pembagian id card yang akan digunakan selama pelaksanaan ujian.

Sementara terpisah, Ketua Panitia Pengisian Perangkat Desa Lengkong, Kecamatan Balen, Syahroni mengungkapkan, beberapa tahapan pelaksanaan pengisian perangkat desa sudah dilakukan dengan difasilitasi pihak kecamatan. Dari 17 desa yang melakukan pengisian perangkat desa serentak secara umum sudah berjalan sesuai jadwal.

“Satu desa yang ketua panitianya mengundurkan diri ini menjadi kewenangan desa itu sendiri. Karena sesuai aturan, desa memiliki kewenangan masing-masing untuk proses pengisian perangkat desa yang kosong,” jelasnya.

Pihak Kecamatan sendiri, lanjut dia, hanya memfasilitasi untuk kelancaran kegiatan di wilayahnya. Dalam pelaksanaan ujian pengisian perangkat desa ini, lanjut Syahroni, secara teknis akan lebih ketat. Selain dari segi teknis ujian, juga materi yang diujikan kepada peserta lebih komplek.

Secara teknis, Syahroni mengungkapkan, pelaksanaan ujian perangkat desa akan dimulai pada pukul 07.30 WIB, dengan rangkaian peserta melakukan proses registrasi. Kemudian, dilanjutkan pukul 07.45 WIB, penjelasan teknis dari pihak ketiga yang digandeng panitia dan pukul 08.00 WIB peserta sudah mulai mengerjakan soal ujian.

“Ujian seleksinya nanti akan dilakukan dua tahap. Tahap pertama akan dijaring peserta yang lolos sebanyak 20 persen dari jumlah peserta. Kemudian yang lolos tahap pertama akan mengikuti ujian tahap kedua,” jelasnya.

Pada tahap pertama, peserta akan mengerjakan tes skolastik sebanyak 50 pertanyaan dengan waktu satu jam. Soal yang diujikan meliputi, Bahasa Indonesia, Matematika, Sosial Ekonomi, dan Pancasila dan Kewarganegaraan. Skor yang diberikan untuk Bahasa Indonesia sebanyak 20 poin, Matematika 30 poin, Sosial Ekonomi 30 poin, dan Pancasila dan Kewarganegaraan 20 poin.

Sedangkan peserta yang lolos di tahap pertama maka akan melakukan tes kedua dengan durasi waktu yang sama. Pada ujian tahap kedua, peserta akan diberikan soal tentang Intelegensi Umum dengan skor 5 poin, Karakter Pribadi dengan skor 4 poin dan Wawasan Kebangsaan dengan skor 3 poin. “Jadi dalam tes ini peserta yang lolos diharapkan secara akademik mumpuni, dan memiliki kemampuan dalam pengelolaan desa serta menyikapi kondisi sosial desa,” jelasnya.

Sementara diketahui, Desa Lengkong dalam seleksi perangkat desa serentak hanya membuka satu lowongan di Kaur Keuangan. Jabatan Kaur Keuangan Desa Lengkong mulai kosong sejak 2016 lalu karena pejabat sebelumnya meninggal dunia. Dari satu formasi yang dibuka tersebut terdapat enam peserta yang mendaftar. Dengan rincian satu perempuan dan lima orang laki-laki.

Salah seorang calon peserta, Nurlila mengungkapkan, dalam proses seleksi perangkat desa di Kecamatan Balen ini secara teknis dinilai lebih jelas. Selain itu, beberapa soal ujian tes yang diberikan juga dinilai lebih lengkap. “Penjelasan secara teknis pelaksanaan jelas, tapi kayaknya lebih sulit materi ujiannya,” ujarnya.

Sekadar diketahui, adapun lowongan perangkat desa di Kecamatan Balen diantaranya, enam jabatan Sekretaris Desa (Sekdes), tiga jabatan Kasi Pemerintahan, satu Kaur Kesra, lima jabatan Kaur Keuangan, empat jabatan Kaur Perencanaan, dan dua jabatan Kepala Dusun (Kasun). [lus/but]

Data 17 desa yang akan menggelar pengisian perangkat desa serentak di Kecamatan Balen:
1. Desa Balenrejo: Sekretaris desa, Kaur Keuangan
2. Desa Bulu: Kasi Pemerintahan
3. Desa kedungbondo: Kaur Perencanaan
4. Desa kedungdowo: Sekretaris Desa, Kepala Dusun
5. Desa Kemamang: Kaur Keuangan
6. Desa Kenep: Kaur Umum Tata Usaha
7. Desa Lengkong: Kaur Keuangan
8. Desa Margomulyo: Sekretaris Desa
9. Desa Mayangkawis: Sekretaris Desa, Kepala Dusun dan Kaur Perencanaan
10. Desa Mulyo Agung: Sekretaris Desa
11. Desa Mulyorejo: Kaur Keuangan, Kaur Perencanaan dan Kaur Umun Tata Usaha
12. Desa Ngadiluhur: Kasi Pemerintahan
13. Desa Penganten: Sekretaris Desa dan Kasi Kesra
14. Desa Prambatan: Kaur Keuangan
15. Desa Sarirejo: Kaur perencanaan
16. Desa Sekaran: Kasi Pemerintahan
17. Desa Sobontoro: Kaur Umum Tata Usaha.





Apa Reaksi Anda?

Komentar