Peristiwa

Selama Setahun 20 Mahasiswa Asing Dideportasi Kantor Imigrasi Malang

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang Novianto Sulastono.

Malang(beritajatim.com) – Kantor Imigrasi Kelas I Malang mengungkapkan terhitung hingga 1 Desember 2019 pihaknya telah mendeportasi 20 mahasiswa asing karena bermasalah dengan dokumen keimigrasian. Deportasi sendiri merupakan bagian tindakan administratif oleh pihak imigrasi kepada warga negara asing (WNA).

“Untuk data penindakan administratif keimigrasian tercatat 20 deportasi. Rata-rata mahasiswa yang lalai mengurus dokumen-dokumen keimigrasian,” kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Malang Novianto Sulastono, Kamis (5/12/2019).

Novianto mengungkapkan, negara yang tercatat paling tinggi terkena penindakan adalah Malaysia dan Timor Leste sebanyak 10 WNA. Kemudian China, 8 WNA, Amerika Serikat 6 WNA, India 5 WNA dan 35 WNA dari 19 negara lainnya.

Sementara itu, sejauh ini pihak Kantor Imigrasi Malang telah menerbitkan sebanyak 33.818 buku paspor. Jumlah ini masih bisa bertambah sebab tahun 2019 masih menyisahkan sekira tiga pekan lebih.

Rincian penerbitan paspor yakni, paspor baru 24 halaman sebanyak 946 buku, paspor baru 48 halaman sebanyak 21.019 buku, paspor penggantian 24 halaman sebanyak 339 buku, paspor penggantian 48 halaman sebanyak 11.477 buku, e-paspor baru 48 halaman sebanyak 37 buku.

“Jadi total per 1 Desember sebanyak, 33.818 buku paspor. Jadi fungsi keimigrasian mencakup pemberian pelayanan publik, keamanan negara dan fasilitator pembangunan kesejahteraan masyarakat, termasuk penegakan hukum,” tandasnya. (Luc/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar