Peristiwa

Selama 2019, Polresta Mojokerto Ciduk 559 Pemabuk, 43 Diantaranya Pelajar

Kapolresta Mojokerto, AKBP Bogiek Sugiyarto menunjukan hasil Operasi Lilin Semeru 2019. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 559 pemabuk diciduk anggota Sabhara Polresta Mojokerto selama kurun waktu satu tahun. Dari 559 pemabuk tersebut, sebanyak 43 orang diantaranya merupakan pelajar aktif yang ada di Mojokerto.

Para pelajar tersebut diketahui masih duduk di tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Sebanyak 559 pemabuk tersebut diciduk selama tahun 2019 sebanyak 394 pemabuk dan dalam Operasi Lilin Semeru 2019 sebanyak 165 pemabuk.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Bogiek Sugiyarto mengatakan, hasil rekapitulasi penindakan tindak pidana ringan Satgas Tipiring Polresta Mojokerto ada sebanyak 559 pemabuk. “Sebanyak 77 diantaranya merupakan pelajar, mulai SD hingga SMA,” ungkapnya, Selasa (31/12/2019).

Masih kata Kapolresta, sebanyak 77 pelajar tersebut 43 pelajar diamankan selama tahun 2019. Terdiri dari pelajar SD sebanyak satu, SMP sebanyak 12 pelajar dari lima SMP berbeda, SMA sebanyak enam pelajar dari Sekolah yang sama dan SMA di luar Mojokerto sebanyak dua pelajar.

“Dari 43 pelajar tersebut, 14 pelajar dilakukan penindakan pidana sebagai pengamen dan 29 pelajar sebagai pemabuk. Sementara dalam Operasi Lilin Semeru 2019 sebanyak 165 pemabuk, 44 diantaranya adalah penjual. Dari Operasi tersebut diamankan 54 botol miras jenis arak jowo,” katanya.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar