Peristiwa

Selama 2019, 187 Nyawa Melayang di Jalan Tuban

foto/dok

Tuban (beritajatim.com) – Jalur Pantura Kabupaten Tuban merupakan salah satu jalur yang rawan kecelakaan lalu lintas, baik yang melibatkan kendaraan besar seperti truk, bus, mobil pribadi maupun juga sepeda motor.

Selama satu tahun di 2019 kemarin angka kecelakaan di jalan nasional Kabupaten Tuban yang merupakan wilayah perbatasan Jatim-Jateng itu mengalami penurunan yang cukup signifikan. Sedangkan pada tahun 2018 angka kecelakaan di Tuban merupakan tertinggi di Jawa Timur.

Data yang dihimpun beritajatim.com, pada 2018 jumlah kecelakaan sebanyak 1.393 kejadian. “Untuk 2019 jumlah kecelakaan menurun dibandingkan dengan 2018. Pada 2019 kecelakaan di Tuban sebanyak 1.127 kejadian,” papar Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, Jumat (3/1/2020).

Tak hanya jumlah kuantitas yang mengalami penurunan, untuk jumlah korban jiwa yang meninggal maupun yang luka-luka juga menurun. Pada 2018 sebanyak 220 orang tewas di jalanan Tuban, sedangkan 2019 jumlah korban meninggal 187 orang.

Korban yang mengalami luka berat dan kerugian material juga menurun. Korban luka berat dari 50 orang di 2018 turun menjadi 32 orang di 2019. Sedangkan korban luka ringan dari 1.901 orang turun menjadi 1.532 orang di 2019.

“Kerugian material juga turun. Tahun 2018 kerugian material akibat kecelakaan lalu lintas di wilayah Tuban sebesar Rp 4.056.000.000 dan kemudian di 2019 menjadi Rp 3.173.000.000,” katanya menambahkan.

Ada beberapa faktor yang dinilai menjadi penyebab turunnya angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Tuban tersebut. Di antaranya upaya pencegahan dengan sosialisasi dan juga penindakan pelanggaran lalu lintas. Selain itu juga untuk saat ini banyak kendaraan yang lewat jalan tol di jalur tengah.

“Penurunan kecelakaan ini bukan semata-mata keberhasilan anggota Polres Tuban, tapi juga karena adanya jalan tol (jalan Tol Ngawi). Pengemudi sekarang sudah banyak yang lewat jalan tol,” ungkap Kapolres Tuban saat dikonfirmasi terkait jumlah kecelakaan di Tuban itu. [mut/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar