Peristiwa

Selain Usaha Tour dan Travel Umroh Haji, Terduga Teroris Juga Jualan Kambing

Caption : Rumah terduga teroris HAB (53) di Jalan Mojosari-Ngoro RT 04 RW 05 Desa Pungging, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Selain memiliki usaha Tour dan Travel Umroh Haji, terduga teroris HAB yang diamankan Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri pada, Rabu (23/12/2020) kemarin, juga jualan kambing saat Hari Raya Idul Qurban. HAB merupakan pendatang dan berasal dari Kawasan Ampel, Kota Surabaya.

Kakak ipar terduga teroris, Udin (60) mengatakan, dari keterangan NA petugas mengaku sudah laporan ke pihak RT saat melakukan penangkapan terhadap suaminya. “Mboten semerap (tidak tahu), masalahnya apa. Isya saya ke sini (rumah NA), nyambangi ibu pirang-pirang dino kulo sakit (menjenguk ibu beberapa hari sakit),” ungkapnya, Kamis (24/12/2020).

Masih kata Udin, karena ada sepeda motor sehingga iapun menjenguk ibunya yang ada di rumah adiknya. Ia pun mengaku adik iparnya ditangkap Densus 88 atau bukan karena saat kejadian, ia tidak di rumah adiknya. Terduga teroris merupakan adik iparnya, HAB menikah dengan NA.

“Katanya yang mimpin Lurah dan Carik. Kemana, dari mana, dibawa kemana, tidak tahu. HP-HP diambil. Iya ini usahanya (travel), kadang jualan kambing saat Idul Qurban. Aslinya dia Surabaya, wajah e Arah dikaitkan gtu (keturunan Arab). Ini anak sambung, dari suami pertama,” katanya.

Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri melakukan penggrebekan di Desa Pungging, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Rabu (23/12/2020). Dari sebuah rumah di Jalan Mojosari-Ngoro RT 04 RW 05 tersebut, Tim Densus 88 menangkap terduga teroris.

Sejumlah barang-barang milik terduga teroris, HAB (53) diamankan Densus 88 Mabes Polri. Dari rumah milik terduga teroris di Jalan Mojosari-Ngoro RT 04 RW 05, Desa Pungging, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto diamankan busur panah, golok, parang dan pisau. [tin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar