Peristiwa

Selain Disapu Angin Kencang, Banjir Juga Rendam Rumah Warga di Mojokerto

Banjir di Dusun Gembongan, Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Selain disapu angin kencang, puluhan rumah di Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto juga terendam banjir. Sebanyak 25 rumah warga dan 15 hektar sawah milik warga di Dusun Gembongan, Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto teredam.

Sejumlah akses jalan penghubung antar dusun terendam air dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa. Akibatnya warga tidak bisa beraktivitas. Rumah pompa di Dusun Gembongan dihidupkan untuk mengurangi ketinggian luapan Kali Sadar.

Kepala Dusun (Kadus) Gembongan, Nurul Cholis mengatakan, ada 25 rumah warga yang terendam air Sungai Sadar. “Rumah pompa sudah dijalankan sejak tadi pagi, mudah-mudahan dengan adanya pompa ini bisa mengurangi ketinggian air Kali Sadar,” ungkapnya, Rabu (17/2/2021).

Masih kata Kadus, luapan Sungai Sadar masuk rumah warga dengan ketinggian sekira 10 cm sampai 20 cm dan di jalan sekitar 40 cm sampai 60 cm. Pihaknya sudah bekerjasama dengan pemerintah desa dan TNI/Polri serta instansi terkait.

“Warga yang rumahnya teredam belum bisa masak. Untuk saat ini dengan ketinggian 40 cm sampai 60 cm, saya kira belum membutuhkan dapur umum. Namun jika ketinggian air naik mungkin dibutuhkan dapur umum untuk kebutuhan makan warga terdampak,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Jotangan, Muhammad Irfak menambahkan, di Dusun Jotangan ada 350 Kepala Keluarga (KK). “Namun sekitar 20 sampai 25 rumah warga yang terendam. Hujan turun dari habis Magrip sampai pukul 10 malam,” jelasnya.

Hujan deras yang menguyur Desa Jotangan menyebabkan debit air Kali Sadar meluap. Luapan Kali Sadar masuk ke jalan desa, sawah, perkarangan dan rumah warga sekira pukul 22.00 WIB. Pihaknya berharap rumah pompa di Dusun Gembongan bisa mengurangi ketinggian air Kali Sadar sehingga banjir tidak semakin meluas.

terdampak banjir, perkarangan dan jalan. Sementara tidak ada pengungsi, Alhamdulillah ada pompa. Insya allah sudaj dihidupkan satu-dua hari surut. Air ini dari luapan sungai sadar tergenang. Jalan 50-60 cm, sudah terjadi beberapa kali tapi ini paling besar tapi sudah ada bantuan pompa air.

“Untuk angin puting beliung yang terjadi di Desa Jotangan sekira pukul 7 tadi malam menerjang sekitar 20 rumah sampai 25 rumah dan SD Jotangan IV. SD Jotangan IV tertimpa pohon mangga sehingga banyak genting jatuh. Sampai saat ini, masih dilakukan pemantau debit air Kali Sadar,” pungkasnya. [tin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar