Peristiwa

Sekolah Libur PSBB, Dua Pelajar Ini Malah Menjambret

Surabaya (beritajatim.com) – Berdalih bosan dan butuh uang, dua pelajar bertato sayap di dada ini nekat mengambil ponsel pintar anak kecil daerah Taman Nginden Intan Surabaya, Sabtu, 6 Juni 2020, sekira jam 22.00 WIB.

Mereka ditangkap setelah terjebak masuk di gang tertutup portal saat dikejar warga.

“Benar mereka masih pelajar dan bodohnya justru bukan belajar malah menjambret. Beruntung Kampung Tangguh menutup gang dan memberlakukan satu pintu. Jadi kedua pelaku diamankan warga dan petugas yang memberikan sosialisasi Kampung Tangguh Semeru. Kedua pelaku pelajar swasta di Surabaya,” tandasnya Kanit Reskrim Polsek Wonokromo, Iptu Aire Prans, Senin (8/6/2020).

Iptu Arie memaparkan, secara kronologis lengkap kedua pelaku dikejar korbannya. Dua penjambret yang berboncengen sepeda motor tertangkap dan bahkan dihajar warga yang ketika itu ikut mengejar.

Hal itu dilakukan warga lantaran keduanya menarik paksa handphone milik ABG berusia 14 tahun asal Upajiwa, Surabaya. Sementara identitas kedua pelaku yang masih anak-anak itu bernama, RBS  (17) asal Bratang dan MFK (17) asal Ngagel Surabaya.

“Keduanya mengendarai sepeda motor Beat, lalu tiba-tiba menarik paksa handphone milik korban lalu kabur. Atas kejadian tersebut kemudian secara spontan korban berteriak maling. Pengejarannya hingga ke Waduk Bratang, pada saat di Jalan Waduk Bratang ternyata jalan ditutup sehingga pelaku tidak dapat mengendalikan laju/ mengerem motornya hingga menabrak tiang pembatas dan terjatuh,” paparnya.

Barang bukti yang diamankan, 1 unit HP Oppo A1K warna hitam dan 1 unit sepeda motor Honda Beat Nopol W 2308 SP. Kedua pelaku kini dipenjara karena melakukan Curas sebagaimana dimaksud Pasal 365 KUHP.(man/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar