Peristiwa

ASN Diduga Dukung Paslon LADUB

Sekda dan Inspektorat Pemkab Malang Tunggu Hasil Pemeriksaan Bawaslu

Malang (beritajatim.com) – Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Prestasi pada Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, Slamet Suyono, diduga tak netral dalam Pilkada Kabupaten Malang 2020.

Hal itu lantaran Slamet yang juga seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) itu, telah meng-upload gambar salah satu Paslon Bupati-Wakil Bupati Malang nomer urut 2 Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LADUB) di grup whattsapp kemarin.

Mengenai hal ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang dan Inspektorat Kabupaten Malang hingga saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang.

“Sanksi kita (Pemkab Malang) belum tahu, itu kan ranahnya Bawaslu. Biar diproses oleh Bawaslu,” ungkap Sekda Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat, saat ditemui awak media di Peringgitan Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jalan Agus Salim no.7, Kota Malang, Kamis (8/10/2020).

Menurut Wahyu, saat ini Bawaslu sedang melakukan pemeriksaan terhadap Slamet Suyono yang sebagaiĀ  berstatus Pegawai Negeri Sipil juga.

“Itu tugasnya Bawaslu untuk membuktikan, kalau memang terbukti kan Bawaslu akan memberikan rekomendasi pada kita, baru kita bisa ambil sanksi apa yang akan berikan,” tegasnya.

Untuk itu, lanjut Wahyu, saat ini dirinya masih menunggu hasil dari pemeriksaan Bawaslu Kabupaten Malang yang sudah mengupload gambar paslon LADUB.

“Biar diproses oleh bawaslu, saya juga tidak bisa melihat bahwa ini betul apa tidak, biar bawaslu laporan koordinasi dengan kita,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Inspektorat Pemkab Malang, Tridiyah Maistuti menyampaikan, dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Malang yang akan digelar pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang, Pemkab Malang tetap konsisten untuk menjunjung Netralitas ASN.

“Pada prinsipnya Pemkab konsisten dengan Netralitas dalam Pilkada, kita tunggu dari Bawaslu menyerahkan berkas dugaan pelanggaran kepada Pemkab, dan nanti pastinya akan di proses sesuai dengan ketentuan Peraturan di Bidang ASN dan Disiplin PNS,” pungkasnya. (yog/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar