Peristiwa

Sejumlah Sopir Bus di Kediri Idap Hypertensi

Kediri (beritajatim.com) – Jalang Libur Hari Raya Natal dan tahun baru 2020, Tim Gabungan dari Polresta Kediri, Dishub, Jasa Raharja, Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri dan Badan Narkotika Nasional melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan dan tes urine kepada seluruh sopir bus.

“Kegiatan ini kami laksanakan untuk menjamin keamanan dan kenyaman penumpang selama melakukan perjalanan,” kata Kasi P2M BNN Kota Kediri, Kompol Dyah Nawang Indrawati, Rabu (18/12/2019).

Setiap bus yang melintas Terminal Tamanan Kota Kediri dihentikan oleh petugas untuk diperiksa kelayakannya, mulai dari lampu, rem, ban hingga surat-surat kelengkapan. Selain itu, petugas juga meminta sopir dan kernet bus untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan dan tes urine.

Dari 40 an sopir yang dites, tidak ditemukan positif menggunakan narkoba maupun obat-obatan terlarang. Namun demikian, ada sejumlah sopir yang mengalami hypertensi atau tekanan darah tinggi. Petugas memberikan obat-obatan dan vitamin untuk mengembalikan kondisi kesehatannya.

“Pemeriksaan kendaraan dan kesehatan pengemudi angkutan umum ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan di jalan. Selama mengemudikan kendaraan di jalan, para sopir diimbau untuk senantiasa menjaga kondisinya tetap sehat,” ujar Wakapolresta Kediri, Kompol Iwan Sebastian.

Sementara itu sejak tahun 2018, di Kota Kediri sudah terjadi 14 kecelakaan yang melibatkan kendaraan umum pada hari Raya Natal dan Tahun Baru. Melalui kegiatan ini, diharapkan angka kecelakaan dapat ditekan, hingga posisi zero insident. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar