Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Sejumlah Rumah di Ngudirejo Jombang Rusak Disapu Angin Kencang

Warga Desa Ngudirejo Kecamatan Diwek Jombang membersihkan sisa-sisa bencana angin puting beliung, Senin (13/6/2022)

Jombang (beritajatim.com) – Angin puting beliung menerjang Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, Jombang, Jawa Timur, Senin (13/6/2022) sore. Akibatnya, sedikitnya tujuh rumah milik warga rusak. Ada yang atapnya ambruk, ada juga yang gentingnya beterbangan.

Bukan hanya itu, angin kencang tersebut juga mengakibatkan pepohonan di jalan Desa Ngudirejo tumbang. Kemudian tanaman di sawah juga rusak. Tanaman tersebut rebah disapu angin kencang. Pihak desa belum menghitung kerugian akibat bencana. Pasalnya, masih melakukan pendataan.

M Fauzan (33), warga setempat mengatakan, bencana tersebut diawali hujan deras mengguyur Desa Ngudirejo. Seiring dengan itu, suara petir bersahutan. Lalu terdengar suara bergemuruh. Angin bergulung-gulung, warnanya putih.


Melihat adanya ancaman, anak-anak Fauzan yang berada di dalam rumah langsung berlarian keluar. Genting dan asbes beterbangan. “Anak-anak berlarian keluar, karena takut terkena genting jatuh. Asbes banyak yang pecah. Galvalum roboh,” kata Fauzan sembari menunjukkan kerusakan rumahnya.

Pohon tumbang di Desa Ngudrejo akibat diterjang angin kencang

Kepala Desa (Kades) Ngudirejo Lantarno menambahkan, dari pendataan sementara yang dilakukan terdapat tujuh bangunan/rumah rusak. Dari jumlah itu, yang paling banyak adalah rusak bagian atap. Saat ini, pihak desa bersama petugas BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jombang melakukan pembersihan sisa-sisa bencana.

“Baliho dan pagar di balai desa juga roboh. Petugas dari BPBD sudah di lokasi. Dengan dibantu warga, mereka melakukan pembersihan. Data sementara ada tujuh bangunan yang rusak. Atap terbawa angin. Juga lahan pertanian rusak,” ujar Kades Lantarno. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar