Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Sejak Awal Tahun, TKI Legal Asal Sampang Hanya 12 Orang

Sampang (beritajatim.com) – Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Pengembangan DPMPTSP dan Naker Sampang, Agus Sumarso, mengungkapkan sepanjang Januari hingga Mei 2022 tercatat hanya 12 warga Sampang yang menjadi TKI. Mereka berangkat ke luar negeri melalui jalur resmi.

Dari data yang diperoleh Agus, 12 TKI tersebut bekerja di beberapa negara. Di antaranya China, Jepang, Arab Saudi, juga beberapa negara di Eropa.

“Belasan TKI legal itu bekerja di pelayaran,” ujar Agus, Senin (23/5/2022).

Agus tidak menampik jika proses untuk menjadi TKI legal harus memenuhi sejumlah syarat. Seperti menguasai bahasa asing dan mengikuti kursus dua hingga tiga bulan.

Ketatnya syarat tersebut membuat sebagian warga Sampang memilih menjadi TKI ilegal. Mereka merasa kesulitan memenuhi syarat tersebut sehingga tidak bisa segera berangkat ke luar negeri.

“Sesuai aturan menjadi TKI resmi harus melalui pelatihan utamanya menguasai bahasa asing sesuai negara tujuan untuk menghindari kesalahpahaman saat bekerja,” imbuhnya.

Meski demikian, pihaknya tetap gencar melakukan imbauan kepada warga yang ingin menjadi TKI alangkah baiknya melalui jalur legal agar tidak mudah dideportasi.

“TKI legal lebih aman dan lebih leluasa dalam bekerja,” pungkasnya. [sar/beq]


Apa Reaksi Anda?

Komentar