Peristiwa

Sehari, Dua Nyawa Melayang di Jalan Pantura Tuban

Tuban (beritajatim.com) – Seorang pengendara sepeda motor CBR 150 mengalami kecelakaan tunggal dan tewas di jalur Pantura Tuban tepatnya di jalan Tuban-Semarang KM 5-6, Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Senin (22/4/2019).

Pengendara motor sport itu diketahui bernama Supeno (33), warga Desa Garot, Kecamatan Garot, Kabupaten Aceh Besar. Pengendara motor yang tidak membawa surat-surat kendaraan itu tewas setelah motornya terpelanting lantaran menabrak gundukan aspal jalan yang bergelombang.

Kecelakaan yang menewaskan Supeno itu berawal saat dirinya mengendarai sepeda motor CBR 150 dengan nomor polisi (Nopol) BL 3344 AK dan berjalan dari arah barat. Supeno yang hanya seorang diri tersebut diduga berjalan dengan kecepatan tinggi.

“Dari barat pengendara motor itu berjalan dengan kecepatan tinggi. Saat sampai di TKP pengendara motor menabrak gundukan aspal atau jalannya bergelombang,” terang AKP Elis Suendayati, Kapolsek Jenu, Polres Tuban.

Hal tersebut membuat Supeno terjatuh di jalan raya dan kemudian terpental hingga beberapa meter keluar dari jalan raya. Karena kerasnya bentiran, pria tersebut kemudian tewas di lokasi karena mengalami luka parah pada bagian kepala. “Korban meninggal dunia di TKP dan kemudian dievakuasi dibawa ke kamar jenazah,” paparnya.

Peristiwa kecelakaan maut kedua adalah seorang pemuda pengendara motor CB 150 menabrak kendaraan truk elpiji di jalan Letda Sucipto, Kota Tuban. Pengendara motor CB 150 yang tidak ada plat nomornya itu diketahui bernama Pebri Dwi Cahya (31), warga Kelurahan Sukolilo, Kota Tuban.

Kejadian kecelakaan itu berawal saat Pebri yang hanya seorang diri melaju kencang dari arah barat ke timur di jalan Letda Sucipta. Selanjutnya, ketika sampai di lokasi motor itu menabrak truk diesel nopol W 8993 CA yang saat itu akan menyeberang jalan dari selatan ke utara.

“Saya sudah masuk nyeberang, dia dari barat jalannya kencang, kemudian menabrak bagian ban belakang saya,” terang Muhammad Solichun (51), pengemudi truk elpiji asal Manukan, Surabaya.

Akibat benturan yang keras menghantam samping bak truk diesel, Pebri Dwi Cahya mengalami luka parah pada kepala dan sekujur tubuhnya. Korban sempat ditolong warga untuk dibawa ke rumah sakit, meski akhirnya nyawa pengendara motor itu tidak bisa diselamatkan. [mut/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar