Peristiwa

Sehari, Dua Kecelakaan Terjadi di Gresik

Gresik (beritajatim.com) – Dua kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) kembali terjadi di daerah Driyorejo Gresik, di dua lokasi yang berbeda. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material tetap terjadi akibat laka tersebut. Oleh karena itu, Satlantas Polres Gresik mengimbau para pengendara motor mengikuti peraturan lalu lintas saat menjalankan kendaraan.

Laka pertama terjadi di Jalan Raya Desa Cangkir Driyorejo Gresik. Laka tersebut melibatkan sesama pengendara motor. Awal kejadiannya, motor Yamaha Vega nopol AE 2859 TN yang dikendarai Surahman (23) asal Desa Sendang, Kecamatan Ngerayun, Ponorogo membonceng Sofyan (36) asal Desa Tawangsari, Kecamatan Kedungwarung, Tulungagung. Berjalan dari arah selatan ke utara (menyeberang). Saat melintas, Surahman kurang memperhatikan arah depan. Bersamaan dengan itu, muncul motor Honda Vario nopol L 5383 JL yang dikendarai Kamin (48) asal Jambangan IX/38-C Surabaya yang membonceng Rosita Ayu Ananda (19).

Akibat kejadian itu, Surahman, Kamin, serta Ayu Ananda mengalami luka imbas benturan yang sangat keras. Sehingga, ketiga orang tersebut dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan. Laka lantas itu, juga menyebabkan kerugian material sebesar Rp 500 ribu. Sedangkan penyebab laka itu adalah pengendara motor Yahama Vega nopol AE 2859 TN tidak memprioritaskan pengendara motor yang berjalan lurus.

Sementara laka kedua, terjadi di Driyorejo. Namun, kali ini tempat kejadian perkaranya (TKP) di Jalan Raya Karangandong Driyorejo Gresik antara motor Honda Scoopy nopol W 4465 OZ yang dikendarai Chusnul Chotimah (34) asal Desa Watugolong, Kecamatan Krian, Sidoarjo dengan pejalan kaki Sanimah (72).

Kronologis laka tersebut berawal saat motor Honda Scoopy yang dikendarai Chusnul Chotimah. Berjalan dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang sesampainya di Jalan Raya Desa Karangandong Driyorejo Kab. Chusnul Chotimah tidak memperhatikan arah depan dengan jelas, dan tidak mengutamakan pejalan kaki. Sehingga, Sanimah yang saat itu berjalan menyebrang dari arah timur kebarat sehingga terjadi benturan dan terjadilah kecelakaan. Akibat dari kecelakaan tersebut, Chusnul Chotimah, dan Sanimah mengalami luka dibawa ke Rumah Sakit Anwar Medika Krian, Sidoarjo.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossy mengatakan, jalan di daerah Driyorejo Gresik memang termasuk daerah rawan (black spot). Pasalnya, jalan raya tersebut setiap hari dipadati dengan pengendara roda dua maupun lebih.

“Saya selalu mengimbau agar berhati-hati dan tetap memperhatikan peraturan lalu lintas saat melintas di Jalan Raya Driyorejo. Sebab, setiap hari dan jam selalu ada laka yang terjadi,” katanya, Jumat (12/04/2019).

Ia menambahkan, untuk mencegah laka lantas pihaknya sudah melakukan upaya pencegahan berupa tindakan preventif. Baik melalui imbauan-imbauan di sepanjang jalan raya juga penyuluhan kepada para pengendara.

“Saat pencegahan sudah dilakukan dan masih banyak yang melanggar, maka tindakan penegakkan hukum pun dilakukan dengan cara tilang,” tambahnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar