Peristiwa

Sebelum Meninggal Disambar KA, Dosen FTP Unej Niat Wakafkan Tanah untuk Hafiz Alquran

Jember (beritajatim.com) – Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember Muhammad Askin (49) dan istrinya Inggar Nurcahyani (44) yang meninggal setelah ditabrak kereta api, Selasa (2/7/2019) pagi, di Kabupaten Jember, Jawa Timur, adalah sosok dermawan.

“Sebelum meninggal, beliau akan mewakafkan tanah dan gedungnya di Cluster Quran utk asrama mahasiswa kampus umum yg mau menghafal Al Quran,” kata Hari Setiawan, sahabat almarhum.

Askin juga dikenal sebagai bendahara Yayasan Ibnu Katsir. Ini yayasan yang berkonsentrasi pada hapalan Alquran bagi generasi muda. “Insya Allah pesantren akan mewujudkan wasiat tersebut,” kata Hari.

Askin juga anak berbakti. “Beliau tiap Sabtu Ahad pulang ke Gresik, menjenguk ibunya yg sepuh dan sering sakit. Beliau baru pulang dari Gresik,” kata Hari.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.40 WIB. Saat itu Askin dan Inggar baru saja dari pondok penghapal Alquran Ibnu Katsir di Jalan Mangga. “Beliau bertemu dengan pengurus pondok lainnya,” kata Humas Ibnu Katsir Agus Rohmawan.

Dari Ibnu Katsir, Askin dan sang istri dengan bersepeda motor Vario putih menuju kawasan kampus. Mereka melintasi perlintasan KM 198+5 antara Stasiun Arjasa – Jember.

Dari arah utara, KA Tawang Alun relasi Banyuwangi – Malang melaju. “Entah karena kurang konsentrasi, Pak Askin tidak memyadari ada kereta api mendekat,” kata Agus. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar