Peristiwa

Sebelum Jumpa Keluarga, Ratusan Pekerja Migran Kabupaten Kediri Jalani Karantina

Pemkab Kediri memfasilitasi pemulangan ratusan Pekerja Migran Indonesia dari Bandara Juanda hingga sampai di tempat penampungan, Rabu (5/5/2021)

Kediri (beritajatim.com) – Pemkab Kediri memfasilitasi pemulangan ratusan Pekerja Migran Indonesia dari Bandara Juanda hingga sampai di tempat penampungan di Kabupaten Kediri. Sebelum bertemu dengan keluarga kampung halaman, para pekerja ini harus melewati bberapa tahapan screning ketat.

Ada puluhan PMI yang terlebih dahulu ditampung ditempat penampungan yang telah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri di Gedung SD2 Pelem Kecamatan Pare. Sebelumnya, Pemkab Kediri telah melakukan penjemputan secara bertahap ke Bandara Juanda Surabaya kepada ratusan pekerja migran asal Kabupaten Kediri yang akan pulang ke kampung halaman.

Ke depan hingga sebelum lebaran diperkirakan lebih dari 150 orang PMI yang akan datang di Kabupaten Kediri. Sejak 24 april hingga saat ini sudah ada 98 tenaga kerja migran yang datang di Kabupaten Kediri dan keseluruhannya telah melewati skrening yang ketat mulai dari test swab CR dan test wawancara seputar kesehatan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi jika para pekerja migran membawa virus covid 19 dari luar negeri .

Pemkab Kediri memfasilitasi pemulangan ratusan Pekerja Migran Indonesia dari Bandara Juanda hingga sampai di tempat penampungan, Rabu (5/5/2021)

 

Teknis pemulangan pekerja ini yakni seluruh tenaga kerja migran yang datang dari bandara juanda akan menjalani isolasi dipenampungan kemudian dilakukan swab. jika hasilnya negatif maka yang bersangkutan akan dibawa ke Kabupaten Kediri untuk menjalani karantina selama 3 hari.
Selanjutnya saat datang di Kabupaten Kediri pekerja ini akan menjalani tes swab antigen. Apabila hasilnya negatif dalam 3 hari mereka akan dipulangkan ke rumah masing-masing dan jalani isolasi lanjutan selama dirumah .

“Jumlah tenaga kerja migran yang datang ini diperkirakan akan terus bertambah. Diperkiraannya prediksi secara keseluruhan ada sampai 150 orang bahkan lebih,” kata Jumadi Kepala Bidang Transmigrasi dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Kabupaten Kediri

Selain itu menurut Jumadi, bahwa alasan para pekerja migran yang datang ini karena masa kontraknya sudah habis dan kebijakan dari negara tempat bekerja, tetapi juga ada yang datang ke Kabupaten Kediti karena untuk merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman. [nm/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar