Peristiwa

Sebelum Dibuang di Kuburan, Bayi Malang Disembunyikan di Rumah Kosong

Sumenep (beritajatim.com) – SF (37), warga Desa Essang, Kecamatan Talango, Kabupaten Sumenep, ibu yang tega membuang bayi kandungnya di kuburan, ternyata sempat menyembunyikan buah hatinya di sebuah rumah kosong.

“Ibu bayi ini, SF, setelah melahirkan di Puskesmas, bayinya dibawa pulang. Namun bayi itu bukannya dibawa ke dalam rumah, tetapi disembunyikan di sebuah rumah kosong di sebelah rumahnya,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Moh. Heri, Rabu (6/3/2019).

Sekitar jam 21.00 WIB, SF membawa bayi itu sendirian dengan mengendarai sepeda motor. SF mengendarai sepeda motor tanpa tujuan. “Sampai akhirnya SF tiba di pemakaman di Desa Palasa, kemudian ia meninggalkan bayinya disitu, dan ia pulang ke rumahnya,” ujar Heri.

Sampai kemudian bayi malang itu ditemukan Rahmi (54), warga Desa Palasa, sepulang belanja dari pasar. Bayi laki-laki itu menangis di areal pemakaman. Saat ditemukan, bayi itu terbungkus selembar jarik. Namun bayi itu lahir dengan kondisi fisik tidak sempurna. Kaki kanan cacat, dan kaki kiri tidak normal. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar