Peristiwa

Sebarkan Hoaks, Pria di Banyuwangi Ini Diciduk

Banyuwangi (beritajatim.com) – Seorang pria yang diketahui bernama Supriyanto diduga menyebarkan isu tidak benar kepada warga di masjid Al Ihsan di Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi.

Ucapan itu kemudian viral dalam sebuah unggahan video yang diduga direkam oleh para ibu-ibu.

Dalam video tersebut, pria yang juga ustad itu menyebutkan jika pasangan Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden bakal akan ada pengesahan Undang-Undang Pelegalan Perzinahan.

Bahkan, pria tersebut juga mengucapkan jika pasangan Calon Presiden nomor urut satu memimpin, negara akan hancur.

“Jika sampai Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden negara Indonesia bakal hancur”

“Berjuang bersama ya. Saat ini pemerintah sedang mengodok undang-undang pelegalan perzinahan. Kalau sampai lolos hancur negara kita,” kata Ustad dalam video tersebut

“Maka jika sampai ini disahkan, maka tidak sesuai dengan Pancasila sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa,”

“Mudah-mudahan Allah SWT mengabulkan paslon nomer 02 bisa menang. Kita berjuang, kita ajak saudara-saudara kita yang mau. Jika ada yang tidak mau jangan dipaksa,” katanya.

Video ini belakangan telah diketahui oleh Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Kalibaru. Bahkan, pria dalam video itu juga dilaporkan ke Panwas setempat.

“Sudah dilaporkan jam 11 siang tadi oleh Iskandar Zulkarnaen.  Selanjutnya akan kita akan laporkan ke Bawaslu dan Gakkumdu,” kata Komisioner Panwascam Kalibaru, Supriyanto.

Panwas menyebut, pria dalam video itu memang bernama Supriyanto. “Benar lokasinya ya di sini (Kalibaru) di masjid Al Ihsan, Desa Kalibaru Wetan. Ustadnya ya dia (Supriyanto),” pungkasnya.[rin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar