Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Sebabkan 4 Orang Tewas, Kapolres Jombang Sebut Truk Tebu Kelebihan Muatan

Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat

Jombang (beritajatim.com) – Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat menduga truk bermuatan tebu yang terguling di Jl Raya Sembung Kecamatan Perak karena kelebihan muatan. Sehingga truk terguling saat menikung tajam. Lalu muatan menimpa delapan orang yang ada di atas kendaraan. Empat orang tewas dan empat orang terluka dalam peristiwa itu, Selasa (14/6/2022) petang.

Nurhidayat juga menyebut bahwa sopir diduga melakukan kelalaian. Karena membiarkan delapan buruh tebang menumpang di atas muatan. “Selain over load, sopir juga melakukan kelalaian. Yakni membiarkan delapan orang berada di atas truk,” katanya.

Kapolres mengimbau, para pemilik kendaraan barang untuk patuh terhadap aturan. Yakni tidak memuat orang di atas truk atau di atas muatan. “Kita juga minta pengusaha (kendaraan) juga peduli terhadap kendaraan yang mereka miliki. Jadi bukan hanya sopir yang bertanggung jawab. Tapi juga pengusaha,” ujar Nurhidayat.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan tunggal terjadi pada Selasa (14/6/2022) petang. Saat itu, Evid Afuat Abibudin (36) warga Desa Klurahan, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, mengemudikan truk nopol AG 9688 UW. Truk tersebut bermuatan tebu yang hendak dikirim ke PG Lestari, Kecamatan Patianrowo, Nganjuk.

Sopir asal Ngronggot ini sungguh nekat. Karena di atas muatan tebu tersebut ada delapan orang. Mereka adalah para buruh tebang yang hendak pulang. Sopir beralasan, karena tidak ada angkutan, maka buruh tani tersebut menumpang di atas muatan.

Truk bergerak memasuki jalan raya atau ke arah barat. Pada saat bersamaan, jalan raya menikung tajam. Sejurus kemudian, truk terguling ke arah kiri. Tebu dan penumpang yang ada di atasnya terjatuh masuk sungai. Sedangkan truk di bibir sungai.

Akibatnya, empat orang meninggal dan empat lagi terluka. Empat korban meninggal adalah Abdul (56), Suwoto (53), Ribut (43), Tumidi (45). Sedangkan empat orang terluka masing-masing Supingi (44), Juwari (39), Suyanto (49) dan Suwarno (42). Seluruhnya merupakan warga Dusun Jeruk Kidul, Desa Mabung, Kecamatan Baron, Nganjuk. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar