Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Sebabkan 14 Korban Tewas di Tol Sumo, 2 Sopir Bus Pariwisata PO Ardiansyah Jalani Tes Urine

Kasat Lantas Polresta Mojokerto, AKP Heru Sudjio Budi Santoso.

Mojokerto (beritajatim.com) – Dua sopir bus PO Ardiansyah nopol S 7322 UW yang mengalami kecelakaan tunggal menyebabkan 14 korban tewas di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) KM 712+200 jalur A menjalani pemeriksaan. Keduanya menjalani tes urine.

Ada dua orang sopir bus pariwisata PO Ardiansyah yakni sopir utama Ahmad Ari Ardiyanto (31) warga Desa Mboteng, Kecamatan Menganti, Gresik dan sopir cadangan Ade Firmansyah (29) Dusun Sememi RT 2 RW 4, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya.

Saat kejadian, bus dikemudikan sopir cadangan yakni Ade Firmansyah (29). Sementara, sopir utama Ari Ardiyanto (31) berada di bus bagian belakang. Bus membawa rombongan warga Benowo, Pakal, Kota Surabaya dari wisata di Jogjakarta.

Kasat Lantas Polresta Mojokerto, AKP Heru Sudjio Budi Santoso mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan maut tersebut. Pihaknya menduga sopir bus lalai saat berkendara sehingga menyebabkan kecelakaan tunggal.

“Saat ini, sopir sudah kita amankan. Ada 2 sopir, yang satu cadangan yang mengemudi saat terjadi kecelakaan lalu-lintas di Tol 712. Kondisinya, yang sopir cadangan berada di rumah sakit. Sedangkan sopir asli, dalam keadaan sehat,” ungkapnya, Senin (16/5/2022).

Kasat menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan tes urine kepada yang bersangkutan. Namun hasil tes urine akan disampaikan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Rofiq Ripto Himawan. “Betul, tes urine sudah kita lakukan kepada yang bersangkutan. Informasi yang kita dapat, satu bus diawaki oleh dua orang. Satu sopir asli karena mungkin jarak jauh perlu istirahat sehingga ada satu lagi sopir,” jelasnya. [tin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar