Peristiwa

SDI Darul Ubudiyah Sapeken Ambruk Diterjang Angin Kencang

Sumenep (beritajatim.com) – Cuaca ekstrem di wilayah kepulauan Sumenep, menyapu SDI Darul Ubudiyah, Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken. Tempat belajar semi permanen itupun rata dengan tanah.

Angin kencang disertai hujan terjadi di Sapeken dini hari, dan merobohkan sejumlah bangunan. Di SDI Darul Ubudiyah, ruang kelas yang roboh adalah ruang kelas 1, 2, dan 3.

Baca Juga:

    “Iya, benar, kami juga menerima laporan, telah terjadi musibah sekolah roboh akibat angin kencang di Sapeken. Saat ini kegatan belajar mengajar (KBM) di sekolah itu terpaksa dihentikan sementara,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Minggu (05/01/2020).

    Cuaca ekstrem di Perairan Sumenep tidak hanya merobohkan sejumlah bangunan dan pohon besar. Rumah Sakit Apung KM Gandha Nusantara 01 juga terpaksa berlindung di dekat Pelabuhan Gayam, Pulau Sapudi.

    “Cuacanya memang ekstrem. Karena itu, kapal sementara tidak bisa melaut karena berbahaya. Termasuk rumah sakit apung. Tapi Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada korban jiwa,” ucap Widiarti.

    Rumah Sakit Apung itu diresmikan pada 15 Agustus 2019 oleh Menteri Kesehatan RI Nilla F. Moeloek bersama Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi di Pelabihan Kalianget. (tem/kun)





    Apa Reaksi Anda?

    Komentar