Peristiwa

Satu Rumah Ambles Akibat Longsor di Kota Malang

Longsor di Jalan Kapri, Bumiayu, Kota Malang.

Malang(beritajatim.com) – Satu rumah di Jalan Kapri RT 05 RW 04, Bumiayu, Kedungkandang Kota Malang, milik Achmad Fauzan ambles karena longsor, pada Minggu, (14/3/2021) sekira pukul 20.30 WIB. Longsor terjadi akibat intensitas hujan yang deras di sekitar Kota Malang.

Rumah milik Fauzan berada di bantaran Sungai Brantas. Jarak tebing rumah atau plengsengan dengan bibir sungai sekira setinggi 15 meter. Sementara jarak plengsengan dengan sungai sekira 3 meter. Warga sebelumnya sempat mendengar suara gemuruh sebelum rumah milik Fauzan ambles total.

“Saya tempati rumah itu baru 3 bulan sejak September hingga Desember. Ini tanah saya dapat hibah, tapi saya bangun sendiri habis Rp300 juta,” kata Fauzan, Senin, (15/3/2021).

Fauzan mengatakan, sejak Desember dia merasakan akan terjadi longsor. Sebab muncul keretakan-keretakan di dalam rumah. Karena merasa tidak aman dia memutuskan untuk mengevakuasi keluarga dan harta bendanya di rumah saudara yang berada dekat di lokasi.

Selain rumah milik Fauzan. Longsor di daerah ini juga memakan korban rumah milik Sukardi dan Sukdin. Untuk rumah milik Sukardi longsor dibagian teras dan dapur bagian depan. Sementara rumah milik Sukdin retak-retak dan tidak layak huni karena tanah di sekitar lokasi masih bergerak.

“Tanda-tanda itu sudah dirasakan 2 hari terakhir. Tetapi kemarin itu gemuruhnya kencang, saat longsor memang tidak hujan tetapi sorenya hujan deras. Kemarin sebelum longsor keluar rumah semua tidak sampai 5 menit langsung ambles,” ujar Sukardi.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Malang, Alie Mulyanto mengungkapkan, selain di Bumiayu ada pula dua rumah yang juga mengalami kerusakan akibat hujan lebat kemarin. Dua rumah tersebut terletak di Glintung Gang 2, Kelurahan Purwantoro, Blimbing, Kota Malang. “Bagian selatan yang menghadap sungai tersebut amblas dan mengalami kerusakan 25 persen,” tandasnya. (Luc/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar