Peristiwa

Satpol PP Tuban Tertibkan Anak-anak Bawa Kotak Amal Minta Sumbangan

Tuban (beritajatim.com) – Petugas patroli dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tuban melakukan penertiban sejumlah anak-anak yang masih dibawah umur dan banyak berkeliaran di kawasan Kota Tuban dengan membawa kotak amal untuk meminta sumbangan, Jumat (15/5/2020) malam.

Jumlah anak-anak yang berkeliling dengan membawa kotak amal untuk mencari sumbangan itu semakin hari jumlahnya semakin bertambah meski sudah pernah dilakukan penertiban oleh petaugas. Keberadaan anak-anak yang dipekerjakan untuk mencari sumbangan dengan membawa kotak amal di jalan-jalan itu dinilai membahayakan bagi mereka sendiri serta meresahkan masyarakat.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, penertiban sejumlah anak-anak yang mencari sumbangan dengan membawa kotak amal di jalan-jalan itu berawal dari adanya laporan masyarakat. Selain menghampiri tempat-tempat pertokoan, anak-anak yang rata-rata masih duduk dibangku SD itu mereka juga mencari sumbangan di perempatan lampu merah.

“Kita mendapatkan laporan tentang adanya anak-anak yang membawa kotak amal dengan mencari sumbangan di lampu merah. Kemudian anggota langsung menindaklanjuti dengan melakukan patroli,” terang Heri Muharwanto, Kepala Satpol PP Kabupaten Tuban.

Berdasarkan laporan masyarakat, bahwa anak-anak baik laki-laki maupun cewek itu banyak ditemukan di sekitar lampu merah perempata Tri Dhrama, Kota Tuban. Selain itu di sejumlah ruas jalan protokol seperti jalan Sunan Kalijogo dan jalan Pemuda Kota Tuban itu juga banyak ditemui anak-anak yang membawa kotak amal tersebut.

Ketika mengetahui ada petugas Satpol PP yang melakukan patroli tersebut, sejumlah anak-anak yang membawa kotak amal guna mencari sumbangan dengan mengatasnamakan masjid maupun musala itu langsung berusaha kabur. Mereka tahu jika akan dilakukan penertiban lantaran sudah pernah dilakukan operasi terhadap anak-anak itu.

“Dalam penertiban kali ini kita mendapatkan tiga anak-anak dengan satu kotak amal. Sebelumnya juga sudah pernah kita lakukan penertiban,” sambungnya.

Sementara itu, tiga anak-anak yang masih dibawah umur itu diamankan oleb Satpol PP Tuban dan dibawa untuk dilakukan pendataan dan juga pembinaan terhadap anak-anak itu. Selain itu petugas Satpol PP Tuban kemudian memanggil para orang tua dari yang bersangkutan guna mengambil para anak-anak mereka.

“Anak-anak itu masih di bawah umur dipekerjakan meminta sumbangan di lampu-lampu lalu lintas di jalan raya, hal itu sangat berbahaya. Selain itu juga melanggar Perda 16 tahun 2014 tentang ketertiban umum. Hal seperti ini akan kita dalami dengan memanggil pemilik kotak-kotak itu dilakukan pemeriksaan,” tambah Heri Muharwanto.[mut/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar